BERNAS – Memahami kanji memang jadi tantangan tersendiri, apalagi saat kamu sudah belajar keras, eh yang keluar justru kanji bawah yang tidak sempat kamu review. Kanji bawah ini sering keluar terutama di tes JLPT atau ujian bahasa Jepang lainnya.
Kalau kamu merasa sering kecolongan dengan soal-soal seperti itu, mungkin kamu belum sepenuhnya menghafal dan memahami karakter kanji bawah secara menyeluruh. Yuk, kita bahas bareng kenapa kanji bawah sering keluar di tes dan bagaimana cara kamu bisa menguasainya!
Kenapa Kanji Bawah Sering Keluar di Tes Bahasa Jepang?
Setelah mempelajari sekian banyak kanji, mungkin kamu fokus pada kanji populer atau yang terlihat lebih rumit. Namun, jangan salah! Kanji bawah yang terlihat sederhana justru sering muncul karena punya fungsi dasar yang penting dalam struktur kalimat Jepang.
Di bawah ini, kita bahas lebih detail alasan kenapa kanji bawah sering keluar di tes dan cara menghafalkannya:
1. Digunakan Dalam Struktur Kalimat Dasar
Kanji bawah seperti 「下」(baca: shita) sering muncul karena punya banyak arti tergantung konteks. Bisa berarti “di bawah”, “turun”, atau “menurunkan”. Fungsi kanji ini sangat penting untuk menyampaikan arah atau posisi.
Contohnya dalam kalimat:
机の下に猫がいます。 (Ada kucing di bawah meja)
Karena sering digunakan di percakapan sehari-hari, maka tidak heran kalau kanji ini sering diuji.
2. Punya Banyak Kombinasi dengan Kanji Lain
Satu karakter kanji bawah bisa tergabung dengan banyak kanji lain. Seperti 下手 (heta) yang berarti tidak mahir atau 下がる (sagaru) yang berarti turun. Variasi ini membuatnya penting untuk dikuasai dalam berbagai konteks.
Kalau kamu sudah paham arti dasarnya, akan lebih mudah mengenali maknanya dalam kombinasi lain.
3. Sering Muncul di N5 dan N4 JLPT
Kalau kamu sedang mempersiapkan JLPT level dasar seperti N5 atau N4, kanji bawah pasti sudah kamu temui berulang kali. Tes ini memang sengaja memasukkan kanji-kanji dasar agar kamu terbiasa memahami konteks penggunaan sehari-hari.
Jadi jangan anggap enteng! Hafalan kanji dasar seperti ini wajib dikuasai sejak awal belajar bahasa Jepang.
4. Memiliki Banyak Bacaan (Kunyomi & Onyomi)
Kanji 「下」 punya beberapa bacaan yang berbeda tergantung penggunaannya. Ada shita, kudaru, oriru, ge, ka, dan lainnya. Hal ini yang bikin banyak orang bingung, padahal semuanya sering muncul dalam berbagai bentuk soal.
Tipsnya, kamu bisa membuat daftar kosakata dengan kanji bawah dan menuliskan semua bacaan serta artinya. Ulangi bacaan tersebut sampai melekat di ingatan.
Baca Juga: Magang Kerja di Jepang dengan Gaji, Syarat, dan Cara Daftar Terbaru
5. Mudah Diabaikan Karena Terlihat Sederhana
Karena bentuknya simpel, sering kali kanji bawah seperti ini luput dari perhatian. Padahal justru karena kesederhanaannya, banyak soal jebakan yang disisipkan untuk mengetes konsistensi hafalan kamu.
Jangan sampai terlalu fokus sama kanji yang kompleks, lalu kamu malah kecolongan di bagian yang paling dasar.
6. Jadi Patokan untuk Meningkatkan Level Bahasa
Salah satu cara mengukur pemahaman kamu terhadap bahasa Jepang adalah seberapa baik kamu memahami kosakata dasar. Kanji bawah jadi indikator penting. Kalau kamu belum hafal kanji seperti ini, kemungkinan besar kamu akan kesulitan di level berikutnya.
Maka dari itu, pastikan kamu benar-benar menguasai kanji bawah sebelum lanjut ke pembelajaran yang lebih kompleks.
7. Banyak Digunakan di Media Jepang
Kamu suka nonton anime, baca manga, atau dengerin lagu Jepang? Coba perhatikan, pasti kamu sering menemukan kata-kata seperti shita, sagaru, kudasu, dan lainnya. Semua itu berakar dari kanji bawah.
Kalau kamu menguasainya, dijamin kamu lebih cepat paham saat membaca atau mendengarkan bahasa Jepang secara langsung.
Kalau kamu merasa kesulitan menghafal sendiri, mungkin sudah waktunya kamu mempertimbangkan belajar bahasa Jepang di tempat yang lebih terstruktur. Salah satunya bisa kamu temukan di Universitas Mahakarya Asia yang punya program studi Bahasa Jepang dengan kurikulum praktis dan modern.
Di UNMAHA, kamu tidak hanya belajar kanji, tapi juga budaya dan penerapan bahasa Jepang di dunia kerja. Apalagi, program ini didukung dosen-dosen profesional dan peluang magang ke Jepang yang terbuka lebar. Kalau kamu tertarik, langsung saja hubungi admin PMB UNMAHA melaluiWhatsApp. Kamu bisa konsultasi jurusan, tanya biaya kuliah, sampai proses pendaftaran.
Kanji bawah memang terlihat sepele, tapi justru sering muncul di berbagai tes karena sifatnya yang dasar dan fleksibel. Kalau kamu ingin lebih siap menghadapi soal ujian, mulailah dari hafalan yang sering dianggap remeh ini. Perbanyak latihan, pahami konteksnya, dan terus ulangi bacaan serta penggunaannya.
Jangan tunda lagi impian kamu untuk menguasai bahasa Jepang dengan lebih profesional. Yuk, daftar jadi mahasiswa baru di UNMAHAsekarang juga dan raih masa depan kamu!***
Editor: Tiyo Andusti
