BERNAS – Mimpi kerja di Jepang sudah jadi impian banyak orang, mungkin termasuk kamu juga. Negara maju ini memang menawarkan gaji tinggi, lingkungan kerja disiplin, hingga budaya kerja yang menantang dan mengembangkan diri. Tapi jangan lupa, syarat fisik kerja di Jepang yang harus kamu tahu juga tidak bisa dianggap sepele.
Setiap calon tenaga kerja Indonesia yang ingin berangkat ke Jepang wajib memenuhi kriteria tertentu, khususnya dari sisi kesehatan fisik. Pemerintah Jepang sangat memperhatikan hal ini karena menyangkut efisiensi dan kualitas kerja. Jadi sebelum kamu terlalu jauh berandai-andai, pahami dulu semua syarat fisik kerja di Jepang yang harus kamu tahu ini agar peluang lolos seleksi semakin besar.
Kenapa Syarat Fisik Itu Penting Saat Kerja di Jepang?
Sebelum masuk ke detail, kamu perlu tahu bahwa Jepang sangat ketat dalam menyeleksi tenaga kerja asing. Pemeriksaan kesehatan bukan formalitas semata, tetapi benar-benar jadi penentu apakah kamu layak atau tidak.
Setelah lolos seleksi dokumen dan pelatihan bahasa, biasanya kamu akan menjalani medical check-up. Nah, di sinilah banyak calon pekerja gagal karena tidak memenuhi syarat fisik kerja di Jepang yang harus kamu tahu. Maka dari itu, penting untuk menyiapkan tubuh sejak awal.
Berikut beberapa poin penting terkait kondisi fisik yang wajib kamu persiapkan:
1. Tinggi dan Berat Badan Proporsional
Badan yang seimbang adalah nilai plus yang dilihat perusahaan Jepang. Biasanya, tinggi badan minimal yang disarankan untuk pria sekitar 160 cm dan wanita 150 cm. Berat badan pun harus sesuai dengan Body Mass Index (BMI) agar tidak dianggap terlalu kurus atau terlalu gemuk. Jadi, jika kamu merasa belum ideal, sekarang saatnya mulai olahraga dan atur pola makan.
2. Tidak Buta Warna
Kondisi ini sangat krusial, terutama kalau kamu melamar pekerjaan di sektor manufaktur, otomotif, atau teknologi. Buta warna, meski parsial, bisa membuat kamu langsung gagal dalam tes medis. Sebelum mendaftar, kamu bisa melakukan tes buta warna sendiri di rumah atau langsung ke optik untuk memastikan.
3. Tidak Bertato dan Tidak Bertindik Berlebihan
Meskipun ini menyangkut budaya, Jepang sangat memperhatikan penampilan pekerja asing. Tato dan tindik masih diasosiasikan dengan geng kriminal di sana, jadi sebaiknya hindari atau hilangkan jika memungkinkan. Penampilan bersih akan meningkatkan kesempatan kamu diterima kerja di Jepang.
4. Tidak Memiliki Penyakit Menular
Pemeriksaan TBC, Hepatitis, dan HIV/AIDS menjadi bagian penting dari proses seleksi. Kamu harus bebas dari semua penyakit tersebut. Jika memang sedang pengobatan, sebaiknya selesaikan dulu sebelum mengajukan diri kerja ke Jepang.
5. Penglihatan dan Pendengaran Normal
Banyak perusahaan Jepang yang mensyaratkan kondisi penglihatan dan pendengaran dalam batas normal. Gunanya tentu agar kamu bisa bekerja dengan aman dan tidak mengganggu produktivitas tim. Jika menggunakan kacamata atau alat bantu dengar, pastikan kondisinya masih layak pakai.
6. Tidak Memiliki Riwayat Operasi Besar
Riwayat operasi bisa jadi pertimbangan khusus, tergantung jenis dan dampaknya terhadap aktivitas fisik kamu. Biasanya, kamu akan diminta surat keterangan dokter yang menyatakan kamu telah pulih dan siap bekerja secara penuh. Jadi, persiapkan dokumen pendukung dengan baik.
7. Kekuatan Fisik yang Baik
Sebagian besar pekerjaan di Jepang, terutama bidang konstruksi, pertanian, atau pabrik, membutuhkan tenaga yang cukup kuat. Kamu harus mampu berdiri lama, mengangkat barang, atau melakukan pekerjaan fisik lainnya. Mulai dari sekarang, latih kekuatan fisik kamu dengan rutin olahraga.
8. Tidak Mengalami Gangguan Mental
Pemeriksaan psikologis juga termasuk dalam syarat fisik kerja di Jepang. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan tubuh. Pastikan kamu bebas dari depresi berat, gangguan cemas ekstrem, atau gangguan kejiwaan lain yang bisa menghambat aktivitas kerja.
9. Tidak Ada Alergi Serius
Alergi makanan, bahan kimia, atau lingkungan kerja bisa menjadi hambatan serius. Jika kamu memiliki alergi tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak penyalur kerja atau dokter. Beberapa alergi ringan mungkin masih ditoleransi, tapi ada juga yang bisa membuat kamu tidak lolos seleksi.
10. Memiliki Daya Tahan Tubuh yang Stabil
Kerja di Jepang itu berat, apalagi dengan cuaca yang ekstrem dan budaya kerja cepat. Makanya kamu wajib punya stamina yang prima. Rajin konsumsi makanan sehat, tidur cukup, dan rutin cek kesehatan agar tubuh tetap bugar sebelum dan saat bekerja di Jepang.
Baca Juga: Kerja Jepang Gratis Bisa Banget! Ini Langkah Awalnya!
Persiapkan Diri Sejak Dini, Termasuk Pendidikanmu
Menyiapkan syarat fisik kerja di Jepang yang harus kamu tahu memang penting, tapi jangan lupa kalau pendidikan juga jadi faktor penentu. Banyak perusahaan Jepang kini membuka lowongan untuk lulusan perguruan tinggi, terutama yang memiliki keterampilan khusus atau fasih berbahasa Jepang.
Kalau kamu masih bingung mau mulai dari mana, mungkin saatnya kamu lanjut kuliah dulu di kampus yang punya visi internasional. Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) adalah pilihan yang tepat buat kamu yang ingin punya masa depan cerah, termasuk kerja di Jepang! Kalau kamu mau tanya-tanya langsung ke adminnya, klik saja WhatsApp ini.
Kerja di Jepang memang menjanjikan, tapi kamu harus siap secara mental dan fisik. Semua syarat fisik kerja di Jepang yang harus kamu tahu di atas wajib kamu penuhi kalau ingin lolos seleksi dan sukses di negeri Sakura. Mulailah dari sekarang untuk hidup sehat, disiplin, dan punya visi jangka panjang.***
Editor: Tiyo Andusti
