Nama ?Maudy Ayunda? sama sekali tidak asing di telinga kita. Ia adalah salah satu publik figur muda yang tidak hanya dikenal karena keanggunannya, tetapi juga segudang prestasi yang telah ia torehkan. Maudy yang baru berusia 25 tahun sudah berhasil membuat kita semua terpana dan kagum akan konsistensinya dalam berkarya. Tidak hanya dalam bidang seni dan dunia entertainment, Maudy juga memukau secara akademis. Prestasinya dalam bidang pendidikan menjadi inspirasi bagi banyak pelajar. Supaya dapat semakin menginspirasi, di Hari Kartini ini Tim Bernas telah merangkum beberapa sorotan karir dan pendidikan Maudy Ayunda.
Mengawali Karir dari Usia Belia
Maudy Ayunda lahir di Jakarta pada 19 Desember, 1994. Debut pertamanya dalam dunia entertainment adalah saat ia menjadi pemeran utama pada film Untuk Rena tahun 2006. Saat itu, ia baru berusia 12 tahun. Kemampuan akting memukau Maudy yang ia tampilkan melalui film tersebut menjadi pembuka gerbang menuju berbagai kesempatan karir lainnya. Seperti berperan pada film Sang Pemimpi, Rumah Tanpa Jendela, Malaikat Tanpa Sayap, Tendangan dari Langit, Perahu Kertas, Refrain, dll.
Selain itu, Maudy juga telah menghasilkan berbagai karya pada industri musik. Sejauh ini, Maudy Ayunda telah merilis tiga album bertajuk Panggil Aku?, Moments, dan Oxygen yang ia rilis dalam rentang waktu tahun 2011-2018. Salah satu highlight paling menarik dalam karirnya adalah saat ia berduet dengan David Choi dalam lagu By My Side pada tahun 2014.
Jago Menulis Buku
Selain berkarya pada dunia perfilman dan musik, Maudy juga telah menulis dan menerbitkan beberapa buku. Buku pertamanya yang diterbitkan adalah sebuah cerita anak-anak berjudul A Forest of Fables pada tahun 2005. Selanjutnya ia menulis buku Dear Tomorrow: Note to My Future Self yang diterbitkan pada tahun 2018. Buku tersebut berisi berbagai catatan personal Maudy tentang cinta, cita-cita, dan lain sebagainya. Selain itu, pada bulan Februari tahun lalu, Maudy juga merilis beberapa buku cerita anak-anak berjudul Kina?s Story: Kina and Her Fluffy Bunny.
Jadi Rebutan Stanford dan Harvard
Salah satu sorotan hidup Maudy Ayunda yang sempat mengegerkan khalayak ramai beberapa waktu lalu adalah diterimanya Maudy oleh dua universitas yang termasuk dalam Ivy League yaitu Stanford dan Harvard. Tentunya ini merupakan capaian yang luar biasa dan sama sekali tidak mudah. Maudy sendiri sebelumnya telah lulus dari Oxford University, Inggris dengan gelar bachelor dalam bidang Politics, Philosophy, and Economics (PPE). Pada akhirnya, Maudy Ayunda memutuskan untuk memilih Stanford. Saat ini ia sedang melanjutkan studi di sana dan mengambil bidang Master of Business Administration (MBA) dan Education.
Selamat Hari Kartini, pembaca semuanya! Semoga tulisan singkat mengenai Maudy Ayunda di atas dapat memberi lebih banyak inspirasi pada Kartini-Kartini muda masa kini!
