YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Warga Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan meluncurkan Layanan Lansia Terintegrasi (LLT) Berbasih Masyarakat Wira Wredha. Program ya g mengintegrasikan layanan terhadap lansia dari sisi kesehatan, ekonomi, sosial, sampai keagamaan ini sebagai upaya memuliakan, membahagiakan, dan menjaga kesehatan lansia.
Ketua Kampung Bintaran, Wirogunan, Andy Maulana mengatakan ada 1.160 lansia yang tersebar di wilayah Wirogunan. Dari jumlah itu, 24,5 persen mengalami gangguan kognitif atau demensia, 12 persen memiliki keterbatasan pendengaran, penglihatan, dan komunikasi, 5,9 persen mengalami depresi, 6,6 persen tidak bisa melakukan Instrumental Activities of Daily Living (IADL), serta 2,2 persen tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari.
“Banyak lansia di Jogja yang mungkin terbatas atau belum bisa mengakses baik layanan kesehatan, ekonomi, maupun lainnya. Kami hadir sebagai jembatan, sebagai relawan. LLT berupaya membangun lansia yang bermartabat,” kata Andy dalam peluncuran LLT Wira Wredha di Balai Kampung Bintaran, Wirogunan, Mergangsan, Jogja, Minggu (2/1/2021).
Layanan ini juga bagian dari program Gandeng Gendong yang melibatkan berbagai pihak dalam bergotong royong. Ada akademisi, masyarakat, pemerintah, dan lainnya yang terlibat. Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan apabila predikat Jogja Ramah Lansia sudah berlangsung sejak 2019. Sudah ada roadmap dalam mewujudkannya. Namun pandemi COVID-19 sedikit banyak menghambat program ini.
Saat ini, jumlah lansia di Jogja sebesar 16,7 persen dan anak-anak 26 persen. Pada tahun 2030, ada prediksi jumlah anak dan lansia seimbang. Selain itu, Jogja juga sering menjadi tempat tinggal pensiunan.
“Untuk menemani para senior, maka harus membangun Jogja Ramah Lansia, segala sesuatu mulai dari bangunan fisik yang mudah diakses sampai layanan lainnya. Serta mengaktifkan lansia untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat, jangan sampai ada yang kurang pemahaman dan menganggap seolah-olah lansia menjadi beban keluarga. Harapannya ke depan ada program bagi lansia agar tetap produktif dan bisa mengembangkan diri,” kata Heroe.
Baca juga: Ini Dia, Pola Hidup Sehat Bagi Lansia!
Dalam program LLT, Jogja dan Bali merupakan daerah percontohan. Sementara itu, launching ini merupakan yang pertama di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, LLT Wira Wredha bekerja sama salah satunya dengan STIKES Bethesda. Menurut Wakil Ketua Bidang Akademik STIKES Bethesda, Nurlia Ikaningtyas proses menuanya manusia tidak bisa dihindari. Bahkan hal itu merupakan berkah karena mendapat umur panjang.
“Provinsi DIY salah satu daerah dengan angka penduduk lansia tertinggi. Sehingga layanan lansia merupakan hal yang penting untuk menunjang kesejahteraannya,” kata Nurlia. (den)
