Bernas.id – Majalah Forbes baru saja mengeluarkan daftar tingkat produktivitas pekerja di beberapa negara. Kali ini kita patut bergembira karena nama Indonesia bertengger pada salah satu urutan teratas dari daftar tersebut.
Seluruh hasil pekerjaan pegawai lintas indutsri pada 40 negara yang menjadi pengguna aktif dari situs perusahaan aplikasi manajemen Redbooth dianalisis kemudian disusun dalam daftar yang dinamakan ?The Olympic of Work: Ranking The Most Productive Countries?.
Dilansir dari Forbes, Peru berhasil menempati posisi teratas karena rata-rata pekerjanya mampu menyelesaikan sebuah proyek dalam waktu 10,2 hari, disusul kemudian Swedia dengan waktu 13 hari dan Indonesia dengan lama waktu penyelesaian 13,3 hari. Pada posisi tersebut, Indonesia satu tingkat lebih unggul dibanding dengan Tiongkok yang berada pada peringkat ke 4 dengan rata-rata waktu penyelesaian 13,4 hari. Selain Tiongkok, Indonesia juga berhasil mengalahkan Jepang yang berada pada urutan ke 33 dengan rata-rata penyelesaian pekerjaan mencapai lebih dari dua minggu yaitu sebesar 18,1 hari.
Forbes juga menganalisis negara dengan tingkat pekerja yang paling produktif, penilaian dilakukan dengan melihat presentase pekerjaan yang telah diselesaikan apabila hanya diberikan waktu selama seminggu. Pekerja Indonesia kembali menunjukkan hasil yang mengejutkan karena mampu menyelesaikan tugas hingga 57% dalam seminggu. Hal tersebut membuat Indonesia berada pada peringkat ke dua di bawah Peru yang tingkat produktivitasnya mencapai 64%. Sedangkan pada urutan ke 3 di tempati Chile dengan presentase 56% disusul Tiongkok pada urutan ke empat dengan presentase 55%. Sementara itu Negeri Sakura tingkat presentasenya hanya sebesar 45%.
Nah, meskipun pekerja Indonesia masuk ke dalam urutan teratas dalam hal produktivitas, hal lain yang perlu diperhatikan adalah kualitas dari hasil kerjanya. Akan sangat disayangkan jika produktivitas yang tinggi tidak disertai dengan output yang baik. Ini menjadi tugas kita bersama untuk selalu memperhatikan kualitas dan bukan hanya semata-mata menyelesaikan pekerjaan demi memenuhi target.
