Bernas.id – Belajar itu sepanjang hayat, mulai dari buaian sampai liang lahat. Dunia ini adalah tempat untuk belajar dan mencari bekal. Setiap muslim ada kewajiban untuk belajar sampai akhir hayat, kapan pun dan di mana pun.
Ayat pertama yang turun adalah tentang membaca. Malaikat Jibril menyampaikan wahyu dari Allah perihal membaca. Padahal Nabi seorang yang belum pandai membaca. Wahyu ini memberi gambaran bagimana membaca yang pertama. Membaca dengan nama Tuhan, yang menciptakan manusia dan memberi gambaran penciptaannya.
Baca juga: Apa Itu Jurusan Sistem Informasi? Inilah Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya
Sistem pendidikan di Indonesia dibagi dalam tiga tahapan. Yakni tahap dasar enam tahun; tahap menengah enam tahun; dan tahap tinggi empat tahun untuk sarjana, dua tahun untuk magister dan dua tahun untuk doktor. Kadang ada tambahan sebelum dasar, seperti PAUD atau Taman Kanak-kanak minimal dua tahun.
Pendidikan tinggi adalah cita-cita untuk mencerdaskan bangsa. Indonesia yang masih berkembang membutuhkan percepatan mutu pendidikan. Manusia yang terdidik adalah sumber daya unggul untuk perbaikan bangsa. Hak dasar yang harus dipenuhi setelah pangan, papan dan kesehatan. Amanah undang-undang ada 20% yang harus diadakan untuk pendidikan.
Karena saking pentingnya pendidikan, misalnya saja kota Yogyakarta telah mencanangkan pendidikan gratis untuk warganya. Khususnya untuk sekolah negeri, dari dasar sampai menengah. Ini bukti keberpihakan pemerintah dalam pendidikan. Negara hadir memenuhi hak dasar warganya. Bukti ini yang mengukuhkan Yogyakarta sebagai kota pendidikan.
Baca juga: 5 Universitas Jurusan Sistem Informasi Terbaik di Indonesia
Pendidikan di Yogyakarta banyak menawarkan universitas-universitas yang bagus. Baik negeri maupun swasta punya kelas yang baik. Budaya dan kultur masyarakatnya juga mendukung untuk mewujudkan sebagai kota pendidikan. Harga makanan dan tempat tinggal cukup terjangkau bagi mahasiswa. Berikut 10 hal yang bisa dilakukan untuk kuliah mudah dan murah, di antaranya:
- Cari universitas yang sesuai kemampuan ekonomi dan berpikir.
- Cari tempat tinggal yang terjangkau atau yang gratis misal asrama daerah, masjid yang ada asramanya.
- Aktif di masyarakat sekitar, bisa dalam bentuk mengajar mengaji di TPA atau mengajar pelajar sekolah untuk anak-anak sekitar.
- Bergaullah dengan teman-teman yang menumbuhkan potensi diri.
- Coba hidup mandiri misal jualan online, bekerja paruh waktu, bisa jadi pembina asrama.
- Buat rencana yang baik dan disipilin dalam menempuh pendidikan.
- Aktif di kegiatan kampus.
- Kenali dosen dan karyawan kampus dengan baik.
- Perbanyak belajar agama.
- Bentengi diri dengan banyak beramal saleh.
Setelah pembaca mengetahui 10 tips di atas. Coba renungkan dan praktikkan di manapun. Sejatinya belajar itu amanah untuk manusia. Agar senantiasa mampu memberi manfaat dan memakmurkan bumi. Maka belajarlah!
Baca juga: 14 Universitas Jurusan Teknik Informatika Terbaik di Indonesia
