Bernas.id – Berbicara mengenai pengaruh Leader, dalam sebuah oganisasi baik itu perusahaan ataupun kemasyarakatan, kita harus pahami dulu apa arti dari kepemimpinan itu sendiri. Menurut Stephen J.Carrol & Henry L.Tosj, kepemimpinan adalah proses memengaruhi orang lain untuk melakukan apa yang kita inginkan dari mereka untuk mengerjakannya. Dengan pengertian tersebut berarti seorang leader harus mampu menggerakkan tim yang dipimpinnya, sehingga mereka mau secara sadar mengeksekusi apa yang Anda harapkan. Sangat jelaslah seorang leader harus mampu memengaruhi, sehingga mampu menggerakan dan menginspirasi tim. Jika ia tidak mampu menggerakan dan menginspirasi tim, maka belum layaklah ia dikantakan sebagai seorang leader. Dengan kata lain, ia tidak mampu mengendalikan tim.
Inspirasi adalah kata yang tidak bisa dipisahkan dari seorang leader. Kata ini mutlak harus melekat pada dirinya. Mana mungkin tim akan dengan tulus dan ikhlas mengikuti, sedangkan ia tidak mampu menginspirasi terhadap timnya. Kata kunci dari tulus dan ikhlas mengikuti inilah yang mempunyai kekuatan besar karena di dalamnya ada trust dan believe. Mereka akan mempunyai sebuah keyakinan bahwa arahan dan perintah dari seorang leader ini tidak akan mencelakakan mereka, akan tetapi sebaliknya justru memberikan kemaslahatan dan manfaat baik bagi dirinya sendiri ataupun kelompok.
Keyakinan ini tidak akan tumbuh begitu saja, akan tetapi justru tumbuh karena desain dari leadernya itu sendiri. Dengan selalu memberikan inspirasi secara terus menerus. Jika keyakinan itu mendarah daging, ada ataupun tidak leader bersama tim, pengaruhnya akan menancap didalam sanubari dan tidak ada satu pun orang yang akan melenceng dari arahan dan perintah tersebut. Dari sanalah akan tumbuh tim yang paham arah dan tujuan dari seorang leader. Dengan pemahaman yang jelas, seluruh tim akan tergerak untuk maju bersama, sehingga terbentuk tim yang solid dan akan membawa kepada tim juara.
Sebagai contoh kepemimpinan dan pengaruh yang berhasil dapat kita pelajari dari manusia termulia yang Allah SWT telah utus untuk kita yaitu Rasulullah Muhammad SAW. Sudah hampir 15 Abad berlalu, tetapi pengaruh beliau bukannya berkurang malah makin bertambah kuat di dalam hati umat. Tak salah jika Michael Hart dalam buku “The 100, a Ranking of the Most Influential Person In History”, Nabi Muhammad SAW ditempatkan dalam peringkat pertama orang yang paling berpengaruh. Inspirasinyalah yang bersumber pada Al-Qur?an dan Al-Hadits ini telah mampu memengaruhi umat untuk secara tulus ikhlas mengikuti ajarannya. Jadi, bagi Anda para leader yang ingin membentuk tim juara, jadilah orang yang menginspirasi timnya, sehingga tim akan mampu memenangkan persaingan di segala lini kompetisi.
Wallahu?alam
.jpeg)