Bernas.id – Apakah kamu termasuk pengguna social media? Jika diberikan pertanyaan itu, kemungkinan jawabannya adalah ?iya?. Apalagi jika kamu adalah termasuk generasi millenial, kemungkinan besar kamu punya akun social media, dan bisa jadi lebih dari satu akun. Social media di zaman now ini, sudah mewabah bukan lagi sekedar jejaring pertemanan, tapi menjadi seperti kebutuhan dan gaya hidup.
Orang-orang yang hobi berselancar di dunia maya, umumnya juga gemar update status dan posting apa saja mengenai diri dan kehidupannya. Malah banyak juga yang menjadikan social media tempat curhat paling kekinian.
Nah, buat kamu yang hobi update status, hati-hati ya, karena kamu bisa berpotensi terkena penyakit PANU. Wah, kok bisa? Berikut penjelasannya!
Pamer
Ini penyakit pertama yang berpotensi menjangkitimu. Apapun kamu posting di social media. Beli mobil baru, rumah baru, motor baru, baju baru, perhiasan baru, lagi di Mall, di Salon, di Restaurant sampai ke Masjid dan kamu lagi ikut pengajianpun kamu jadikan status, lengkap dengan deskripsi yang menarik. Niat kamu mungkin bukan pamer, cuma iseng aja atau sekedar untuk menginspirasi, semua sah-sah saja. Tapi hati-hati ya karena setan itu dekat sekali sedekat aliran darah kita, bisa jadi niat itu berubah jadi pamer dan riya yang akhirnya berbuah dosa. Naudzubillah.
Apatis atau Acuh
Nah, Ini penyakit berikutnya. Kamu bisa berubah jadi manusia paling acuh sedunia kalau lagi pegang ponselmu. Kadang kala jadi tidak peka lingkungan sekitar akibat terlalu asyik dengan dunia mayamu. Bahkan banyak juga yang lagi kuliah atau belajar curi-curi buka ponsel sekedar lihat status atau update status hal sepele, ?ngantuk banget?. Untuk sebagian orang yang keranjingan social media, mendapat gambar-gambar diri yang bagus buat diposting adalah hal wajib, bahkan mereka apatis soal keselamatan diri mereka sendiri demi mendapat spot yang mengundang decak kagum.
Narsis
Di zaman yang lagi nge-trend selfie dan welfie seperti sekarang ini, pasti nggak asing dong dengan istilah narsis. Narsis berasal dari kata ?Narsisisme? bahasa inggris atau ?narsisme? bahasa Belanda yang artinya mencintai diri sendiri secara berlebihan. Orang-orang yang sudah terjangkit narsis ini, selalu bangga memamerkan kecantikan atau ketampanannya bahkan rela merogoh kocek ratusan juta demi melakukan make over, demi terpuaskan obsesinya mendapat gambar sempurna yang bisa diposting dan mendapat like banyak orang atau menambah jumah followers. Hati-hati sifat narsis ini, karena jika berlebihan akan menjadi penyakit hati ujub.
Ujub
Ujub dalam Islam diartikan sebagai perilaku atau sifat mengagumi diri sendiri dan senantiasa membanggakan dirinya sendiri. Merasa bangga atas karunia yang ada pada dirinya, baik kecantikan atau ketampanan, kepintaran, atau harta benda yang dimiliki. Selalu waspada dengan apapun yang kamu bagikan di social media jangan sampai kamu lupa diri dan terkena penyakit ujub. Karena ujub merupakan perilaku tercela meskipun hanya ada di batin saja, dan bisa membuat seseorang menjadi sombong dan riya.
Nah, demikianlah hal-hal yang bisa berpotensi ada dalam diri sendiri secara tidak sengaja ketika seseorang memposting apapun terkait kehidupannya. Meski demikian, bukan berarti kamu dilarang membagikan ceritamu ya, hanya lebih hati-hati dan selektif membagi cerita agar bisa diambil manfaatnya. So, sudahkah kamu meng-update statusmu hari ini?
