Bernas.id – Sebentar lagi film produksi Falcon Pictures dan Max Pictures, Dilanku 1990 akan segera tayang. Tepatnya pada tanggal 25 Januari 2018. Film ini dibintangi oleh Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea. Diangkat dari novel yang berjudul Dilanku 1990 karya Pidi Baiq.
Film mulai diproduksi pada 26 Juli 2017 dengan sutradara Fajar Bustomi. Pengambilan gambar dilakukan di dua tempat yaitu Bandung dan Jakarta. Film yang akan segera tayang ini tentu akan mengobati kerinduan penggemar Iqbal setelah sekian lama vakum. Sayang bila dilewatkan begitu saja. Ini alasan kenapa harus nonton film satu ini.
1. Alur cerita sesuai dengan novel
Sebagian besar film yang diangkat dari novel akan mengalami variasi alur. Alur cerita antara novel dengan film agak sedikit berbeda, sehingga membuat penikmat novel kecewa. Namun, untuk film Dilanku 1990 dapat dipastikan akan sesuai dengan cerita dalam novel walaupun tidak 100% ceritanya di filmkan karena dibatasi durasi tayang. Pembuatannya juga melibatkan sang penulis langsung.
2. Menyamakan sudut pandang
Apa yang diimajinasikan pembaca novel terkadang berbeda dengan imajinasi penulis ketika menuliskan cerita. Bisa terjadi karena pembaca berimajinasi melalui kata-kata, kalimat, dan paragraf. Sedangkan penulis menuliskan apa yang ada di pikirannya, khayalan yang menjadi sebuah tulisan. Pembaca cenderung bebas mengekspresikan imajinasi dari cerita novel, sehingga cocok untuk penulis pemula khusunya genre fiksi. Mengetahui apakah yang dibayangkan saat membaca sesuai dengan yang difilmkan. Akan lebih baik sebelum menonton sudah membaca novelnya.
3. Kreatif, pendekatan yang tak biasa
Bagi yang sering menonton film drama romantis pasti tak asing lagi dengan berbagai macam gaya saat pendekatan. Drama romantis berarti semua adegan akan membuat baper penonton. Dari awal kenal, pendekatan hingga pacaran. Namun, dalam film Dilanku cara pendekatan tidak monoton. Apalagi karakter Dilan yang luar biasa yang tidak kalah membuat baper. Yang perlu ditiru yaitu bagaimana menceritakan peristiwa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dengan sudut pandang yang berbeda. Seperti di film Dilan 1990 yang menceritakan awal PDKT sampai jadian dengan cara yang unik.
4. Tokoh ada di bumi
Tidak sedikit penulis yang mengangkat cerita nyata. Hal ini untuk memberikan kesan yang natural dan pastinya sangat mengena. Ditambah tokoh yang benar-benar ada di bumi. Diceritakan Pidi Baiq ketika wawancara wartawan mengatakan bahwa tokoh Dilan memang mengalami semua kejadian yang ada di novel.
Jangan lupa nonton filmnya guys! Baca novelnya juga.
