Bernas.id – Menikah, kata sejuta makna yang sarat akan asa. Berbagai alasan membangkitkan keinginan menikah pada seseorang. Salah satunya adalah bisa jadi rasa keterburu-buruan. Menikah menjadi ajang balap-membalap satu sama lain. Padahal pernikahan adalah sebuah perjanjian kokoh seumur hidup yang perlu kematangan persiapan. Jika Anda sudah menikah, maka kebersamaan sepasang kekasih akan bernilai kebaikan. Tapi yakinkah Anda bahwa pernikahan Anda membawa berkah? Jangan-jangan konsep menikah Anda hanya asal bahagia.
Menurut bahasa, berkah berasal dari kata barokah yang artinya nikmat. Sedangkan secara istilah, menurut Imam Al-Ghazali berkah adalah ziyadatul khair yakni bertambahnya kebaikan. Sejatinya sesuatu yang bernilai berkah akan memberikan ketenangan jiwa dan ketenteraman hati.
Dalam pernikahan pun juga seharusnya bernilai berkah. Berikut beberapa ciri pernikahan berkah yang dituturkan oleh Bayu Adhitya alias Kang Abay, penulis novel sekaligus song writer.
Semakin mendekatkan diri pada Allah
Inilah hakikat pernikahan yang seharusnya bisa digapai oleh semua pasangan. Tak hanya mengubah status melainkan mampu meningkatkan kualitas iman pula. Saling mengingatkan satu sama lain.
Semakin saling menyayangi
Saat tinggal satu atap pastilah akan terungkap keburukan sang pasangan. Namun keburukan tidak menjadi alasan yang memperburuk kehidupan rumah tangga. Menikah bernilai berkah justru akan menggairahkan rasa. Menambah rasa sayang antara dua hati.
Makin membaiknya keadaan finansial
?Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.? (QS. An-Nuur:32)
Ayat tersebut menjamin keadaan finansial seseorang sehabis menikah. Selain itu, secara naluri menikah akan membangkitkan semangat mencari nafkah untuk keluarga. Etos bekerja semakin membaik dengan dukungan keluarga.
Rejeki yang didapat bebas riba
Keberkahan yang semestinya didapat dari sebuah pernikahan bisa rusak jika kehidupan perekonomian keluarga dinodai dengan hasil riba. Salah satu dampaknya adalah kerukunan keluarga yang perlahan mulai retak. Pernikahan yang berkah membudayakan kebiasaan bersedekah dengan catatan sedekah yang diberikan jauh dari riba.
Semakin memberi manfaat terhadap sesama
Dengan menikah setidaknya tidak menghalangi seseorang untuk berkontribusi terhadap kehidupan bermasyarakat. Sepasang kekasih
