YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Kebijakan pemindahkan penerimaan kunjungan tamu DPRD Kota Yogyakarta ke kampung – kqmpung wisata memberikan dampak berarti bagi pelaku ekonomi lokal.
Seperti kunjungan rombongan anggota DPRD dari berbagai daerah yang diterima di Kampung Wisata (Kamwis) Purbayan, Kotagede, Selasa (12/5/2026). Berdampak bagi pelaku UMKM setempat yang meraup omzet hingga Rp 7 juta, dalam waktu sekitar 3 jam.
Kunjungan rombongan setidaknya 157 orang yang berasal dari berbagai DPRD luar daerah. Mereka dari perwakilan DPRD Kota Bekasi, DPRD Madiun, DPRD Tulungagung, DPRD Trenggalek, DPRD Cilacap, DPRD Wonosobo, DPRD Banyuwangi, DPRD Bangkalan dan DPRD Banyuasin.
Baca Juga : Lalui Perjalanan Panjang, Kamwis Purbayan Raih Juara 2 Desa Wisata Berkembang
Mereka diterima oleh Anggota Komisi D DPRD Kota Yogyakarta Nurcahyo Nurgroho, Kabid Pengembangan SDM Dinas Pariwisata Pemkot Yogyakarta Husni Eko Prabowo, serta perwakilan dari Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta.
“Penerimaan kunjungan ini merupakan cara baru yang sebelumnya biasa diterima di gedung dewan, namun sekarang bisa dilakukan di tempat-tempat kampung wisata,” ucap Nurcahyo.
Menurut Nurcahyo, sejauh ini ada tiga tempat kampung wisata yang dijadikan lokasi penerimaan kunjungan tamu. Selain Kamwis Purbayan, sebelumnya juga diterima di Kamwis Mantrijeron dan Kamwis Sosromenduran. “Sementara baru tiga itu,” ujar politisi asal Purbayan, Kotagede, itu.
Ia menjelaskan, kunjungan rombongan khususnya di Kamwis Purbayan memberikan dampak signifikan bagi pelaku UMKM. Setidaknya terdapat 7 UMKM dengan beragam jualan mulai dari batik, kembang waru, yangko, bakpia hingga aneka cemilan. Total omzet yang diperoleh mencapai lebih dari Rp.7 juta.
Baca Juga : Pemkot Yogyakarta Luncurkan Wisata Edukatif Bule Mengajar di Kotagede
“Kami sampaikan kepada para pengunjung tentang Kota Wisata Jogja, termasuk didalamnya terkait Kampung Wisata Purbayan,” jelasnya.
Nurcahyo mengatakan penerimaan kunjungan berlangsung mulai jam 08.30 – 11.30. Mereka diterima secara bertahap sesuai tema kunjungan masing-masing.
“Saya kira penerimaan kunjungan ke kampung wisata ini cukup efektif, selain bisa mengenalkan kampung wisata secara langsung kepada pemangku kepentingan dari berbagai daerah juga memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM lokal,” ucap politisi PKS, itu. (age)
