Bernas.id – Siapa yang menolak jika ditawari hidup lebih baik? Setiap diri berlomba-lomba memiliki jabatan yang tinggi. Mencapai target tepat waktu dan hasil terbaik. Semua orang mendambakan hidupnya lebih bergengsi. Berdiri di titik cita-cita yang diimpikan. Lalu, bagaimana caranya hidup lebih ?bergengsi? dengan cara menurunkan ?gengsi??
Seberapa banyak target yang sudah tercentang selama setahun ini? Layaknya mendaki gunung setiap orang memang sudah semestinya memulai segala hal dari titik nol. Pekerjaan yang tidak berdasi dianggap tidak bergengsi sama sekali.
Bagaimana korelasi antara menurunkan gengsi dengan hidup yang lebih bergengsi? Berikut ulasannya:
Mulai segala hal positif dari titik nol
Titik nol bukan berarti masa depan yang nihil. Orang yang sukses selalu membuka peluang kesuksesannya dari hal-hal yang remeh. Misalnya pebisnis memulai bisnisnya dengan berdagang kecil-kecilan.
Mengakui kesalahan dan kekurangan diri sendiri
Sebagian orang enggan mengakui kekurangannya karena mempertahankan gengsinya sendiri. Dengan menyadari kekurangan, kita akan terus belajar mengevaluasi diri. Dengan evaluasi rutin, perlahan usaha yang kita miliki dari titik nol akan beranjak naik dengan adanya perbaikan di sana sini.
Rajin mengamati pengalaman orang lain
Dalam hal ini bermakna tidak sebatas sebagai penonton. Anda memang jadi penonton di awal, tapi selanjutnya Anda bisa belajar dari perjalanan orang lain. Hilangkan gengsi dengan sering-sering bertanya pada orang lain. Setiap orang pastilah punya polemik hidup yang berbeda. Selain belajar dari pengalaman diri sendiri, kita pun bisa menarik hikmah dari suka dukanya orang lain. Ini sangat bermanfaat agar kita tidak jatuh di lubang yang sama. Setidaknya, jika kita harus terpaksa jatuh di lubang yang sama, kita sudah lebih dulu tahu bagaimana cara menanggulanginya.
Selamat mencoba! Semoga berhasil dengan hidup yang lebih bergengsi.
