Bernas.id ? Sakit merupakan keadaan tidak sempurna pada jasmani, ruhani, dan adaptasi sosial. Sakit adalah kondisi gangguan daya tahan tubuh, baik secara fisik maupun mental, akibat pengaruh lingkungan dan pola hidup yang kurang baik (PPL-Penyebab Penyakit dari Luar), maupun pengaruh dari mindset pribadi orang yang sakit dalam berpikir (PPD-Penyebab Penyakit dari Dalam).
WHO mencatat hanya 5% orang di dunia ini yang benar-benar sehat. Sejumlah 20% benar-benar sakit, dan sisanya 75% adalah orang yang tidak merasakan dirinya sehat tetapi juga tidak merasakan sakit. Aneh, kan? Ada di antara kita yang lebih banyak masuk ke dalam kategori yang 75% tersebut.
Orang yang tidak sehat, tetapi dalam waktu yang bersamaan juga tidak merasa bahwa dirinya sakit, ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Hal ini lebih sering kita alami, seiring dengan situasi dan kondisi kita. Antara lain: pola makan yang tidak seimbang, pola hidup yang tidak seimbang, dan kebiasaan yang kurang baik.
Pola makan tidak seimbang: terkadang kita memakan makanan kering lebih banyak daripada makanan basah; banyak makan makanan berlemak tanpa diimbangi asupan sayuran dan buah; memakan makanan berbumbu sintetis tanpa diimbangi makanan alami; banyak makan atau ngemil serta tata cara makan yang kurang baik.
Pola hidup yang tidak seimbang: terkadang kita larut dalam pekerjaan rutinitas tanpa memerdulikan jam istirahat tubuh; memenuhi kebutuhan jasmani namun tidak seimbang dengan pemenuhan kebutuhan ruhani; kegiatan berdiri-berjalan-berlari-duduk-tidur-diam-aktif, dan semacamnya dilakukan tidak seimbang.
Kebiasaan kurang baik: tidur pada saat yang tidak tepat dan posisi tidur kurang baik; mandi pada waktu yang tidak tepat dan cara mandi yang kurang baik; merokok, minum minuman keras, narkoba; begadang, dan menahan buang air kecil maupun buang air besar (BAK dan BAB); pola ibadah yang tidak disiplin dan kurang baik.
Fakta lainnya adalah 80% orang sakit bukan karena fisiknya, namun karena psikisnya. Seseorang yang memiliki emosi tidak stabil bisa menjadi pemicu datangnya sakit. Pikiran negatif ternyata tidak baik bagi kesehatan. Marah, mudah stres, panik, bingung, khawatir, berprasangka buruk, mudah tersinggung, takut yang berlebihan, apatis, tidak peduli, menganggap hal sepele, kesepian, sedih, rendah diri, minder, dendam, menyimpan kepahitan dan kekecewaan, merasa selalu gagal, dan lain sebagainya.
Seseorang dengan pikiran negatifnya akan menurunkan tingkat daya tahan tubuhnya secara drastis. Apalagi bila orang tersebut sedang sakit, maka dijamin sakitnya akan susah disembuhkan, walaupun dengan obat yang paling mahal sekalipun.
Tetapi, jika pikiran kita positif, memandang segala hal dengan baik dan penuh hikmah, hati dipenuhi dengan rasa sabar, ikhlas, bersyukur atas segala hal, maka secara berangsur-angsur sakitnya akan sembuh, dan tampak ada peningkatan daya tahan tubuhnya. Oleh karena itu, jika ada orang yang sudah terlanjur sakit dan susah disembuhkan, mereka kita ajak untuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengajaknya memperbanyak istighfar, doa, ikhtiyar, menjaga salat wajib serta mengerjakan salat-salat sunnah, bersedekah, dan kegiatan lainnya. Hingga apabila takdirnya ternyata meninggal dunia, dia meninggal dalam keadaan sudah baik hubungannya dengan Sang Maha Pencipta. Wallahu a?lam.
