Bernas.id ? Inginkah kita menjadi seseorang yang bangkrut? Apa-apa yang sudah kita tabung harus habis semuanya tak ada sisa dan masih ada hutang yang harus kita bayar setelahnya. Alangkah ruginya jika kita seperti itu, kan?
Salah satu hal yang menjadikan diri kita merugi adalah ketidakmampuan kita dalam menjaga lisan atau perkataan. Ada sebagian pepatah yang mengatakan ?Mulutmu adalah Harimaumu? yang artinya hati-hati setiap perkataan yang keluar dari mulutmu, karena bisa jadi dapat mencelakakan dirimu sendiri. Namun terkadang lisan ini mudah sekali berbicara sekehendak diri tanpa berpikir apakah itu baik atau tidak. Oleh karena itu ada pepatah mengatakan bahwa lidah itu tak bertulang. Maksudnya adalah bahwa seseorang mudah mengatakan sekehendak dirinya, mengumbar janji namun tak ditepati, dan mengatakan hal-hal lainnya yang merugikan orang lain juga yaitu menghibah contohnya.
Rasulullah salallahu ?alaihi wa sallam bersabda mengenai seseorang yang pailit (muflis). Yaitu saat Rasulullah salallahu ?alaihi wa sallam mengatakan kepada para sahabatnya, ?Apakah kalian tahu siapa orang yang pailit (muflis) itu?? Sahabat menjawab, ?orang yang pailit (muflis) itu yang tidak mempunyai dirham maupun harta benda?. Tetapi Rasulullah salallahu ?alaihi wa sallam berkata, ?Orang yang pailit (muflis) dari umatku ialah orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala salat, puasa, zakat, namun ketika di dunia dia telah mencaci dan salah menuduh orang lain, makan harta orang lain tanpa hal. Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka? (HR. Muslim).
Di sini perlu kita tahu bahwa menjaga lisan adalah sebaik-baik perbuatan yang menguntungkan. Baik menguntungkan pada diri kita, pun juga menguntungkan pada orang lain juga. Orang lain tidak tersakita oleh perkataan kita. Oleh karena itu kita diperintahkan untuk diam jika tidak ada perkataan yang baik untuk dikatakan.
Sesuai dengan perkatan Rasulullah salallahu ?alaihi wa sallam yaitu, ?Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam? (HR. Bukhari). Semoga kita semua mampu menjaga setiap perkataan yang keluar dari mulut kita, karena dapat menjadi bumerang bagi diri kita sendiri nantinya.
