Bernas.id – Kegiatan menulis, bagi sebagian orang mungkin dianggap sebagai sesuatu hal yang tidak mudah dan memerlukan bakat untuk melakukannya, padahal sebenarnya tidak. Menulis bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun, dan dengan media apapun. Dan tahukah Anda, bahwa ternyata menulis merupakan kegiatan yang bisa memberikan efek positif bagi kesehatan?
Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku 2021
Dalam kehidupan, pastinya kita pernah merasakan berbagai macam perasaan. Mulai dari rasa senang, cinta, hingga perasaan negatif seperti rasa sedih, marah, trauma, tidak percaya diri, dan sebagainya. Lantas biasanya kita memerlukan pelampiasan untuk mengungkapkan perasaan-perasaan tersebut, terutama jika mengalami kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan. Bukan tidak mungkin, perasaan negatif yang dialami jika terlalu lama dipendam bisa menjadi penyakit.
Nah, jika saat ini Anda sedang mengalami atau merasakan hal yang tidak menyenangkan, menulis bisa jadi salah satu solusi untuk melampiaskan perasaan tersebut. Bahkan proses menulis bisa menjadi sebuah terapi, bukan hanya untuk mengeluarkan perasaan negatif, tetapi juga mengubah energi negatif menjadi positif.
Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Teks Persuasif Sesuai Jenis dan Strukturnya?
Adalah Keren Baikie, seorang psikolog dari Universitas New South Wales, mengungkapkan bahwa dengan menuliskan kejadian-kejadian yang penuh tekanan, emosi dan bersifat traumatis, bisa membuat kesehatan fisik dan mental kita menjadi lebih baik. Hal ini berdasarkan hasil studi Keren Beikie yang meminta partisipannya untuk menuliskan tiga sampai lima peristiwa dalam waktu 15 menit dan ternyata hasilnya signifikan.
Jika terapi menulis dilakukan terus menerus dapat mengurangi kadar stres, mengurangi tekanan darah, meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, memperbaiki fungsi liver, meningkatkan mood dan mengurangi trauma. Tak jarang, setelah seseorang menuliskan kejadian buruk atau perasaan negatif akan terurai dan merasa lebih plong. Ibaratnya seperti membuang sampah yang ada di dalam tubuh kita.
Mudah-mudahan setelah mengetahui manfaat menulis, bisa menjadikan Anda tertarik untuk melakukannya. Dan siapa tahu Anda bisa menemukan bakat baru dalam menulis, sehingga memotivasi Anda untuk menjadi penulis buku. Selamat mencoba!
Baca juga: Teks Eksplanasi Adalah Kalimat Penjelasan, Benarkah? Ini Pengertian dan Ciri-cirinya!
