Bernas.id – Siapa yang tak tahu dengan pondok pesantren? Sistem pendidikan yang satu ini sudah sangat terkenal dan tersebar di seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia. Kerena sistem ini memiliki keunikan dan ciri khas yang berbeda.
Sebagian besar orang tua berbondong-bondong untuk memasukkan anaknya ke pesantren, hingga berkorban jiwa dan harta mereka. Tapi juga tak sedikit, orang tua yang melarang anaknya untuk melanjutkan pendidikan di lembaga tersebut, dengan alasan tidak ingin terpisah jauh dari sang anak.
Sebenarnya, beruntunglah orang tua yang percaya dan yakin akan sistem pembelajaran di pondok pesantren, karena ini bukanlah sebuah tempat kekerasan apalagi kejahatan, melainkan tempat perkembangan moral anak yang lebih mulia.
Lalu, sebenarnya apa saja sih keuntungan-keuntungan untuk anak didik yang mengemban ilmu di pondok pesantren? Eits, keuntungan sudah pasti banyak. Tapi survei membuktikan, bahwa ada 4 alasan utama orang tua lebih memilih pondok pesantren sebagai tempat pendidikan sang anak :
1. Lebih Mengenal Ilmu Agama
Tentunya, pondok pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan. Tapi dari banyaknya lembaga pendidikan, pondok pesantren adalah tempat terbaik bagi anak mengenal ilmu agama. Karena lingkungan terus mendukingnya untuk terus beribadah. Seperti, salat wajib lima waktu berjamaah, salat tahajjud dan sunnah-sunnah lainnya, membaca Al-Qur'an bersama dan masih banyak lagi. Yang mana, semua kebiasaan itu akan sulit diterapkan pada anak yang hanya tinggal secara individual di rumah. Bukankah tujuan hidup manusia hanya untuk beribadah?
2. Disiplin
Sudah pasti, bahwa pondok pesantren mengatur kegiatan apa yang harus dilakukan anak didiknya, mulai dari bangun tidur sampai kembali tidur. Nah, di sinilah mereka bisa lebih belajar dan mengerti akan berharganya waktu. Karena, 'waktu adalah uang'.
3. Mandiri
Ya, pondok pesantren adalah tempat yang sangat tepat untuk melatih kemandirian anak. Karena setiap harinya, harus hidup tanpa orang tua dan mengatur jadwalnya sendiri bersama teman-teman lainnya yang juga berjuang dalam kesendirian.
4. Mudah Bersosialisasi
Seorang anak yang hidup di pondok pesantren, lebih mampu untuk bersosialisasi dengan lingkungan. Karena mereka selalu berusaha untuk beradaptasi dengan yang ada di sekitarnya. Bertemu dengan watak yang beraneka ragam dan adat yang berbeda, itu bukanlah sesuatu hal yang mudah dilakukan.
Lalu, bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah setelah membaca ini Anda masih ragu untuk memasukkan sang anak ke pondok pesantren? Sadarilah, bentuk kasih sayang tak hanya ditunjukkan dengan selalu memanjakannya. Dengan pendidikan yang tepat, maka anak pun bisa berkembang baik tanpa ikut dunia kebebasan.
