Bernas id. Menulis merupakan kegiatan yang menyenangkan. Dengan menulis, segala apa yang dirasakan dapat tercurahkan. Apalagi untuk mereka yang memang tidak pandai mengungkapkan apa yang dirasakannya. Menulis menjadi salah satu cara untuk meluapkan isi hati. Misal sedang jatuh cinta, patah hati atau lagi bad mood sama pelajaran sekolah dan ingin di ungkapkan, hal pertama pasti curhat sama teman. Nah, alternative lain yaitu menulis. Dengan menulis otak akan menyimpan ingatan lebih lama. Sebuah tulisan dapat memberikan kesan yang menarik. Dan tulisan akan lebih dikenang daripada sekedar ucapan.
Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Teks Persuasif Sesuai Jenis dan Strukturnya?
Pengalaman-pengalaman pribadi bisa digunakan sebagai bahan untuk menulis. Apa yang dituliskan tidak perlu jauh-jauh dari kejadian-kejadian di sekitar kita. Terkadang ide untuk menulis muncul tiba-tiba, tetapi bingung bagaimana memulainya. Memulai menulis tidak sulit sebenarnya, hanya memerlukan pembiasaan. Jika sudah terbiasa maka yang awalnya sulit menjadi mudah. Nah, beberapa hal ini bisa dicoba sebagai penunjang untuk memudahkan dalam menulis.
1. Membaca
Slogan membaca adalah jendela dunia cocok untuk seorang penulis. Bagaimana bisa menulis, jika tidak mempunyai ilmu? Apa yang akan ditulis? Pasti ada yang mengatakan menulis pengalaman pribadi tidak perlu membaca buku. Tidak. Justru tulisan akan lebih hidup dengan adanya inovasi dan ide-ide yang baru. Hal tersebut didapat dengan membaca buku. Membaca buku akan memudahkan bagaimana memulai menulis, bagaimana membuat paragraf pembuka yang baik dan menarik, sehingga pembaca tertarik untuk membaca tulisan itu. Buku-buku yang dibaca akan memengaruhi jenis tulisan yang akan dibuat. Jika ingin menulis cerpen atau novel, tentunya perbanyak membaca novel dan cerpen yang berkualitas. Jangan hanya lihat isi dari buku, tetapi siapa yang menulis. Bacalah buku dari penulis novel yang bagus seperti bang Tere Liye, bunda Asma Nadia dan penulis terbaik lainnya! Sehingga dapat dikatakan bahwa membaca dan menulis mempunyai keterkaitan yang erat. Merupakan satu kesatuan yang utuh.
Baca juga: Teks Eksplanasi Adalah Kalimat Penjelasan, Benarkah? Ini Pengertian dan Ciri-cirinya!
2. Travelling
Menulis tidak melulu di dalam rumah. Berdiam diri di kamar untuk berimajinasi menemukan ide. Sewaktu-waktu kalian akan bosan dengan suasana yang monoton, sehingga perlu penyegaran dengan suasana yang berbeda. Cobalah keluar rumah dan cari objek baru, lalu mulailah menulis. Contoh, buat yang hobi mendaki, bisa menulis saat sudah di puncak. Menuliskan hal baru yang didapat. Apa yang dilihat dan bagaimana perasaan ketika berada di puncak gunung. So, perbanyaklah travelling.
Baca juga: Tinjauan Pustaka: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya
3. Komunitas
Apa yang kalian lakukan tidak terlepas dari orang-orang di sekitar. Jika kalian benar-benar ingin menulis maka berkumpullah dengan orang-orang di bidang yang sama. Bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan jenis tulisan yang akan dibuat. Orang-orang di komunitas akan membantu dan mendukung kegiatanmu seperti saling berbagi pengalaman menulis, berbagi ide-ide dalam kepenulisan dan hal lainnya tentang menulis. Mereka akan menjadi teman seperjuanganmu untuk menulis. Berproses bersama menjadi penulis yang hebat. Akan saling mengobarkan api semangat dalam jiwa, sehingga tidak ada kata menyerah untuk menulis.
Itulah saran-saran untuk memudahkan kalian dalam menulis. Yuk, dipraktikan dan selamat menulis :).
Baca juga: Cara Menulis Kutipan Langsung dan Kutipan Tidak Langsung Lengkap
