Bernas.id – Skripsi merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan mahasiswa. Tugas akhir sebagai syarat untuk lulus dari suatu perguruan tinggi ini, masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian mahasiswa. Bagi kamu mahasiswa tingkat akhir yang akan segera menghadapi masa skripsi, jangan khawatir dengan hal tersebut. Skripsi yang bagus bukanlah yang memiliki tema fenomenal, tetapi sulit untuk diselesaikan. Skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai dan tetap memberikan manfaat bagi para insan akademika. Kamu perlu melakukan hal-hal berikut agar proses skripsi berjalan dengan lancar.
1. Membuat target waktu penyelesaian
Sesaat sebelum kamu mulai memasuki masa skripsi, buatlah target-target untuk skripsimu dengan detail. Targetkan berapa kali kamu akan melakukan bimbingan dengan dosen pembimbing dalam satu minggu hingga satu bulan. Buat pula target waktu penyelesaian untuk masing-masing bab dalam skripsi, sehingga kamu juga akan menemukan target akhir untuk penyelesaian skripsi. Dengan menetapkan target-target di atas, kamu akan sangat terbantu untuk memantau perkembangan skripsimu.
2. Rajin melakukan bimbingan
Temui dosen pembimbing dan ikuti jadwal rutin bimbingannya. Hal ini akan sangat memudahkanmu untuk mendapat penjelasan dari hal-hal yang masih kurang kamu pahami di dalam skripsi. Meminta pendapat dari dosen pembimbing sangatlah penting bagi perkembangan skripsi. Selain itu, rutin melakukan bimbingan akan menjadi nilai plus kamu di mata dosen karena memiliki niat yang besar untuk menyelesaikan skripsi dengan segera.
3. Diskusi dengan dosen yang ahli
Tidak hanya dosen pembimbing, kamu dapat melakukan diskusi dengan dosen lain yang juga ahli dalam tema skripsi yang kamu pilih. Dengan demikian, wawasanmu akan lebih kaya karena mendapat sudut pandang yang berbeda perihal skripsimu. Diskusikan pula dengan dosen pembimbingmu tentang apa yang kamu dapat dari dosen lain, sehingga kamu dapat lebih menguasai apa yang sedang kamu teliti.
4. Jangan mengerjakan di tempat nongkrong
Kebiasaanmu nongkrong tidak menjadi masalah dalam masa skripsimu. Akan tetapi, sebisa mungkin kurangi nongkrong hanya dengan dalih ingin mengerjakan skripsi di kafe favorit. Hal ini dapat menyebabkan kamu terdistraksi karena sebelumnya tempat itu memang hanya untuk berkumpul bersama teman-teman. Akan lebih baik, jika kamu mengerjakan skripsi di rumah dengan keadaan tenang. Saat kamu merasa suntuk, barulah kamu keluar untuk berkumpul bersama teman tanpa membawa serta skripsimu.
5. Pilih partner skripsi
Dalam menjalani masa skripsi yang mungkin terasa berat bagi sebagian mahasiswa, kamu perlu memilih partner untuk berbagi perihal skripsi. Kamu bisa mengajak temanmu yang sama-sama sedang mengerjakan skripsi untuk menjadi partner. Cara kerjanya, kamu akan memeriksa skripsi temanmu berdasar format penulisan beserta isinya, kemudian memberikan tanggapan. Begitu pula sebaliknya. Selain itu, kamu dan temanmu bisa saling mengingatkan untuk mengerjakan skripsi, jadwal bimbingan, hingga mengingatkan tentang target-target kalian berdua.
6. Simpan file tidak hanya di laptop
Banyak mahasiswa yang putus semangat mengerjakan skripsi karena tiba-tiba file skripsi hilang. Untuk menghindari hal tersebut, kamu jangan hanya menyimpan file skripsi di laptop saja. Simpanlah di flashdisk/hardisk serta masukkan juga ke google drive maupun akun dropbox. Hal ini juga sangat membantu ketika kamu sedang bepergian dan tidak membawa laptop, tetapi ingin mengedit skripsi.
