Bernas.id – Melihat buah hati tumbuh dengan sehat dan ceria adalah sebuah anugerah tak ternilai. Akan tetapi dalam tumbuh kembangnya sebagai proses beradaptasi dengan dunia sekitar, menimbulkan risiko untuk kesehatannya. Jangan panik, tetaplah bersikap tenang. Karena sakit adalah bagian dari tahap kehidupannya untuk melatih ketangguhan di kemudian hari. Salah satu gejala yang biasa menyerang balita adalah demam.
Demam yang tergolong aman jika suhu tubuh berada di bawah 38 derajat celcius. Saat itu balita Anda belum membutuhkan obat penurun demam, cukupi kebutuhan gizinya seperti memperbanyak minum dan makanan berkualitas. Sedangkan demam yang tergolong tidak aman adalah suhu tubuh yang melebihi 38 derajat celcius. Khawatir suhu tubuh semakin meningkat terutama jika memiliki riwayat kejang, apalagi suhu tubuh tak kunjung turun bahkan semakin naik, biasanya ibu ingin segera memberikan Ibuprofen.
Seperti diketahui, Ibuprofen memiliki banyak resiko untuk balita dan diberikan hanya pada kondisi tertentu (itupun harus melalui resep dokter). Menghindari Ibuprofen sejak awal adalah langkah tepat yang sebaiknya ditempuh seorang ibu. Caranya? Lakukan 13 hal di bawah ini :
1. Berikan pakaian yang nyaman
Jika demam di atas 37 derajat celcius, segera ganti baju balita Anda dengan jenis kain berbahan katun yang lebih dingin dan tipis. Hindari pemakaian baju lengan panjang dan celana panjang.
2. Hentikan sementara pemakaian popok
Pemakaian popok yang biasanya minim sirkulasi akan semakin memperparah kondisi suhu tubuh balita Anda. Untuk sementara hentikan dulu pemakaian popok. Jika kamar Anda tidak memiliki toilet, gunakan ember khusus menampung jika balita ingin buang air kecil (jangan lupa segera buang tiap satu jam, letakkan ember di depan pintu kamar).
3. Sirkulasi udara yang nyaman
Mengungsilah sementara ke ruangan yang lebih sejuk di salah satu bagian rumah. Di ruang keluarga misalnya. Kamar yang tertutup bisa membuat suhu tubuhnya naik.
4. Hindari gigitan nyamuk
Nyalakan Lampu LED Anti Nyamuk, ini jauh lebih aman daripada pemakaian obat nyamuk yang dibakar agar si kecil bisa beristirahat dengan nyaman.
5. Kompres secara kontinyu
Kompres dengan suhu ruangan. Jangan dengan air dingin atau air es (bisa mengakibatkan balita menggigil). Segera peras kain kompres jika terasa hangat, ganti dengan air baru. Memang membutuhkan kesabaran yang luar biasa, karena seringkali saat suhu tubuhnya sedang dalam keadaan maksimal bertepatan rasa kantuk Anda juga sedang pada puncaknya.
Jika tidak ingin repot, bisa menggunakan baby fever yang dapat dibeli di apotik terdekat. Meski demikian, mengompres dengan cara tradisional lebih dianjurkan. Selain di dahi, kompres juga di bagian ketiak dan selangkangan. Pastikan Anda memeras dengan baik kain kompres, sehingga tidak ada air yang tersisa.
6. Bawang merah membantu menurunkan suhu tubuh
Parut bawang merah letakkan di bagian-bagian tubuh seperti dahi, ubun-ubun, ketiak, selangkangan, punggung dan dada.
7. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Selalu berikan air putih untuk balita bunda. Jika tidak ingin menganggu tidurnya, bunda boleh memberi air putih melalui botol susu (cara terakhir yang sebenarnya tidak direkomendasi, jika tidak dalam keadaan sakit sebaiknya tidak memberikan minuman dalam botol susu).
8. Tunda pemberian sufor
Hentikan dahulu pemberian susu formula jika dalam kondisi demam.
9. Jangan jauh-jauh dari termometer
Ukur suhu tubuh anak Anda setiap 1 jam, jangan pernah lengah.
10. Lanjutkan pemberian obat penurun panas dengan resiko kecil
Jika suhu tubuh melebihi 38 derajat celcius, saatnya memberikan obat penurun panas yang ringan seperti parasetamol (biasanya ada yang berbentuk sirup).
11. Gunakan metode skin to skin
Lepaskan pakaian bunda (hanya bagian atas), dan pakaian balita bunda. Peluk dia untuk beberapa saat. Rasakan suhu tubuh bunda yang normal menyerap suhu tubuh si kecil, terasa hangat. Pastikan berada dalam kamar untuk menghindari kondisi udara yang dingin dalam keadaan tidak memakai baju. Bisa juga metode ini bunda lakukan dalam keadaan berbaring dengan posisi menyamping.
12. Jaga asupan makanan Anda untuk energi
Makan makanan berkualitas agar Anda memiliki energi yang cukup. Seorang ibu tangguh berusaha untuk menjaga kesehatannya demi keluarga.
13. Anda tidak sendiri, ada suami untuk berbagi, dan berikan jeda untuk tubuh
Bagi shift dengan suami agar kondisi kesehatan Anda tidak drop. Pada kenyataannya bunda menjadi insomnia saat si kecil sedang dalam kondisi sakit. Istirahatlah meski hanya satu jam, dengan mengatur nafas sembari fokus ke dalam diri. Manfaatnya adalah untuk mengembalikan kembali energi bunda dengan cara instan.
Menjadi seorang ibu memaksa Anda menjadi ?dokter pertama? untuk anak-anak. Mengenali kondisi anak lebih awal adalah bagian dari rasa tanggung jawab Anda menjaga amanah titipan dari Tuhan. Jika lebih dari dua atau tiga hari demam anak Anda tidak turun setelah melakukan 13 hal di atas, segera bawa ke dokter. Demikian beragam langkah yang bisa dilakukan ketika balita anda demam dan menghindari pemakaian Ibuprofen. Semoga bermanfaat.
