Bernas.id ? Setiap orang butuh pelayanan prima dari pramuniaga. Salah satu unsur penting layanan prima adalah kenyamanan berbelanja dalam rangka menciptakan transaksi penjualan, baik di supermarket, pasar tradisional maupun kios-kios. Bagi Pramuniaga Juara selalu ada trik khusus untuk meluluhkan pembeli. Mereka piawai mengucapkan kalimat-kalimat yang efektif dan menggiring pengunjung agar bertransaksi membeli barang. Mau tahu apa saja yang mereka katakan kepada calon pembeli ?
Berikut ini saya sampaikan kepada Anda 4 Jurus Jitu Pramuniaga Juara. Saya rangkumkan hanya untuk Anda.
1. Bukan Bicara ?Aku?
Ketika berkomunikasi dengan orang lain, fokuskan perhatian kepada orang itu. Sudah jadi rahasia umum, ?Orang terutama tertarik pada diri mereka sendiri, bukan kepada Anda,? ungkap Les Giblin (2002).
Contoh :
Bicara ?aku? : ?Mas Bro, aku seneng bikin mi instan merk ini. Keluargaku sampai ketagihan. Rasanya gurih dan isinya lebih banyak daripada yang lain.?
Bicara ?anda? : ?Mas Bro tentu akan menyukai mi instan ini. Rasanya gurih dan isinya lebih banyak. Coba buat beberapa porsi lalu sajikan untuk keluarga. Tentu keluarga Mas Bro suka. Bukankah anak-anak dan istri senang makan bersama-sama ??
2. Pujian Berharga
Pujian bisa menjadikan seseorang senang atau sebaliknya jadi tidak senang. Jika Anda ingin memuji pelanggan atau pengunjung, sebaiknya pujilah perbuatannya, bukan orangnya atau barang belanjaannya. Serta perlihatkan aura ketulusan Anda saat memuji pelanggan.
Contoh : ?Luar biasa, ide Bu Chandra cemerlang sekali. Mari, saya bantu memilihkan buah yang bagus dan manis. Pasti Bapak suka berbuka puasa dengan yang manis.?
3. Komunikasi Efektif
Yang harus diperhatikan pada saat berkomunikasi adalah kombinasi antara 3 unsur.
CEO Inspirator Academy, Brili Agung, pada kegiatan ?Confidence Class? menyampaikan bahwa grap audience atau apa yang ditangkap oleh pendengar meliputi 3V, yaitu 7% Verbal (kata-kata), 38% Voice (suara) dan 55% Visual (gerakan tubuh).
Kata-kata (7%) meliputi kosa kata, tata bahasa, kejelasan pengucapan, kalimat aktif, kalimat positif. Kemudian penyampaian kalimatnya (38%) dengan intonasi yang baik, artikulasi jelas, nada bicara teratur, volume suara yang pas. Visual (55%) meliputi teknik eye contact, disertai gerakan tangan saat menunjukkan atau mendemostrasikan fisik barang, mimik wajah dan ekspresi yang berseri, menyenangkan, meneduhkan, bahasa tubuh, kostum yang baik, penampilan yang baik, dan apabila diperlukan bisa menggunakan alat bantu seperti video, flipchart, atau pelanggan diminta membaca penjelasan tertulis (brosur, katalog, guide book).
4. Teknik Penutupan Penjualan
Disarikan dari buku Komunikasi Penjualan Menuju Pramuniaga Juara (Ciptono Wahyu Prasetyadi, 2017), saya sampaikan kepada Anda konsep ?Star of Chips?.
Contoh :
?Bagaimana, Mbak, pilih yang putih atau merah jambu??
?Bukankah Bapak ingin selalu sehat sampai akhir hayat?!?
?Manfaat dari jus sirsak ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol lho, Bu.?
?Tambah ya, Bu. Pembelian 5 pieces berhadiah payung cantik.?
?Pasangan roti tawar adalah mentega, selai dan meyses. Mentega, selai dan meyses sekalian ya, Bu. Saya ambilkan sebentar.?
Dengan menggunakan teknik tersebut di atas, maka Anda pun bisa menjadi Pramuniaga Juara. Selanjutnya, baca artikel ?Wahai Pramuniaga, Hindari 4 Jenis Kalimat Ini Saat Melayani Pembeli!?
