Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Jamaah Pengajian Arofah Pura Pakualaman Tebar Kebaikan, Bagikan Daging Kurban dan Sembako di Gunungkidul

    May 31, 2026

    Data Pribadi Rawan Bocor, Anggota Komisi XII DPR RI Dorong Penguatan Implementasi UU PDP

    May 31, 2026

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026

    Musprov III PSMTI DIY Jadi Momentum Strategis Perkuat Peran Sosial dan Budaya

    May 30, 2026

    BPK Apresiasi Pelayanan Imigrasi Palu yang Prima

    May 30, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Kesehatan»Inilah Penyebab Mengapa Orang Tua Punya Waktu Tidur yang Lebih Pendek
    Kesehatan

    Inilah Penyebab Mengapa Orang Tua Punya Waktu Tidur yang Lebih Pendek

    Hadi NugrohoBy Hadi NugrohoJuly 20, 2017No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    HarianBernas.com ? Sudah menjadi pengetahuan umum kalau orang-orang yang sudah berusia tua hanya memiliki waktu tidur yang pendek dan sering terbangun di tengah malam. Selama ini tidak ada yang tahu secara pasti mengapa fenomena tersebut bisa terjadi. Namun hasil penelitian ini mungkin bisa membantu menjawab alasan di balik pendeknya waktu tidur orang-orang tua.

    Menurut Charlie Nunn dari Duke University di AS, pendeknya waktu tidur yang dimiliki oleh orang tua ada kaitannya dengan hasil evolusi perilaku manusia selama beberapa ribu tahun. Pendapatnya tersebut dibuat setelah ia bersama para rekannya melakukan penelitian kepada suku tradisional Hadza yang mendiami Tanzania utara.

    Penduduk suku Hadza dipilih sebagai subyek penelitian karena pola hidup mereka masih didominasi oleh aktivitas berburu dan meramu. Aktivitas yang selama ini diidentikkan dengan cara hidup masyarakat prasejarah.

    Dalam penelitian ini, sebanyak 33 pria dan wanita suku Hadza yang berusia antara 20 hingga 60 tahun diminta memakai semacam gelang pemancar sinyal. Gelang tersebut digunakan untuk memantau pergerakan mereka ketika malam sudah tiba. Pengamatan kepada para anggota suku Hadza dilakukan selama 20 hari.

    Pengamatan yang dilakukan oleh Nunn dan rekan-rekannya menemukan bahwa selama pengamatan dilakukan, hampir selalu ada anggota suku yang terbangun di tengah malam untuk melakukan bermacam-macam aktivitas. Dari 220 jam waktu pengamatan, hanya sebanyak 18 menit seluruh anggota suku tidur secara bersama-sama.

    Tim peneliti pimpinan Nunn juga menemukan bahwa penduduk berusia 50 tahun ke atas cenderung pergi tidur dan bangun lebih awal dibandingkan penduduk yang berusia di bawah 40 tahun. Individu yang berusia muda cenderung lebih sering terjaga pada malam hari. Sementara individu yang berusia tua lebih banyak terjaga ketika fajar menyingsing.

    David Sampson yang juga terlibat dalam penelitian ini lantas berpendapat bahwa fenomena ini timbul sebagai cara agar suatu kelompok masyarakat senantiasa berada dalam kondisi waspada meskipun hari sudah gelap. Perilaku tidur dengan waktu yang selang-seling tersebut kemudian ikut diturunkan dan sisa-sisa perilakunya masih dapat dijumpai pada generasi modern yang sudah berusia senja.

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Hadi Nugroho

    Related Posts

    Waspadai Risiko Tersembunyi Keseringan Minum Herbal Saset

    May 1, 2026

    Kayu Manis dalam “Obat Herbal” Kemasan Menyimpan Bahaya Tersembunyi

    April 29, 2026

    Beat Diabetes 2026 di 35 Kota untuk Gaya Hidup Sehat dan Harapan Remisi Diabetes

    April 12, 2026

    HUT ke-14, RSA UGM Menambah Fasilitas Operasional Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

    April 3, 2026

    Asosiasi Dapur Mandiri Indonesia: Program Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Rakyat dan Kualitas SDM

    March 13, 2026

    Enam Kasus Campak di Kota Jogja Ditelusuri

    March 10, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026

    Framery mengumumkan lini produk Gradus™ baru yang didesain untuk pasar AS dan Kanada

    May 28, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Jamaah Pengajian Arofah Pura Pakualaman Tebar Kebaikan, Bagikan Daging Kurban dan Sembako di Gunungkidul

    May 31, 2026

    Data Pribadi Rawan Bocor, Anggota Komisi XII DPR RI Dorong Penguatan Implementasi UU PDP

    May 31, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.