HarianBernas.com – Posisi paling ideal ketika sedang minum adalah saat kita sedang duduk. Ketika duduk sebenarnya saraf-saraf? tubuh dalam keadaan tenang dan siap untuk menerima air yang masuk dari berbagai jenis minuman yang berbeda. Kebiasaan minum sambil berdiri ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan.
Hal ini karena saat dalam posisi berdiri, saraf-saraf tubuh dalam keadaan tidak tenang, dan dalam posisi berdiri air tidak disaring di dalam tubuh tetapi langsung menuju kandung kemih. Proses ini menyebabkan terjadinya pengendapan di saluran ureter dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan berikut. Selain karena alasan kesehatan, posisi duduk ketika sedang minum juga sangat berhubungan dengan etika kesopanan dalam hidup bermasyarakat.
1. Keseimbangan Tubuh Terganggu
Minum sambil berdiri dapat menyebabkan jaringan organ pada saraf pusat akan tertekan dan dipaksa terus bekerja keras menstabilkan kondisi tubuh yang tanpa disadari dalam keadaan yang tegang. Saat berdiri saraf berperan utama menopang tubuh agar tidak goyah.
Saat kalian minum sambil berdiri saraf menjadi bekerja dua kali untuk menstabilkan tubuh dan menahan otot perut saat air memasuki lambung. Akibatnya saraf-saraf tubuh dalam kondisi stres dan memicu munculnya disfungsi saraf.
2. Perut Kembung
Kebiasaan minum sambil berdiri menyebabkan air langsung masuk ke dalam tubuh tanpa melewati dinding usus dengan baik dan mengalir terlalu cepat. Kondisi ini membuat seseorang mudah mengalami perut kembung, rasa tidak nyaman pada perut dan muncul rasa ingin muntah. Jika kebiasaan ini terus dilakukan maka aka peningkatan asam lambung yang akan merusak dinding lambung dan kerongkongan.
Ketika seseorang minum sambil berdiri, Maka tenggorokan mengalami penyempitan dan berkerut yang dapat mempersulit makanan untuk digiling hancur dengan lancar pada jaringan pencernaan. Kondisi ini menyebbakan rasa nyeri pada bagian perut.
3. Gangguan Ginjal
Kebiasaan minum sambil duduk dapat menyebabkan filter penyaringan dalam ginjal jadi tertutup, sehingga air akan langsung mengalir menuju kandung kemih dan tidak melewati proses penyaringan terlebih dahulu dijaringan ginjal. Kondisi ini mempermudah terjadinya penumpukan berbagai kotoran dalam saluran ureter yang bisa mengakibatkan gangguan organ ginjal. Akibat paling parah adalah adanya batu ginjal hasil pengendapan dari kotoran di saluran ureter.
4. Luka pada lambung
Pada saat minum saambil berdiri kondisi air yang masuk kedalam lambung secara tiba tiba akan mengalir secara tidak merata dan menyebabkan makanan dalam lambung sulit untuyk dicerna, hal ini dapat melukai dinding lambung dan membuat luka yang memicu seseorang mengalami peradangan lambung yang nantinya bisa meningkatkan kadar asam lambung dalam lambung.
5. Saraf kelana terganggu
Seseorang yang tidak mau merubah kebiasaan buruknya untuk tidak lagi minum sambil berdiri, Maka akan berdampak buruk bagi jantung, yaitu menyebabkan saraf kelana atau vagal inhibition terganggu, yaitu terjadi refleksi saraf yang disebabkan oleh reaksi tiba-tiba dari saraf kelana (saraf otak yang kesepuluh) yang tersebar dihampir semua lapisan endotel yang mengelilingi jaringan organ usus kecil dan besar. Akibat jangka panjang yang dirasakan adalah terjadinya gangguan pada jantung yang berakibat pada gagal jantung
Ada baiknya sekarang rubah pola minum? kalian agar tidak mengalami hal di atas.
