HarianBernas.com – Lubang hitam ibarat hewan pemakan segala di luar angkasa. Pasalnya benda-benda langit apapun akan lenyap begitu terhisap ke dalam lubang hitam. Namun ternyata lubang hitam bukan hanya bisa melenyapkan bintang. Lubang hitam raksasa atau supermasif yang terletak di tengah-tengah galaksi juga bisa berperan sebagai pencipta bintang.
Hal tersebut dipaparkan oleh tim astronom Eropa. Dengan menggunakan teleskop raksasa VLT di Chili, mereka mengamati tabrakan dua galaksi yang berjarak 600 juta tahun cahaya. Mereka menemukan kalau di saat benda-benda langit terhisap ke dalam lubang hitam, sebagian material dari benda-benda langit tersebut ada yang terseret ke semacam pusaran yang terletak di sekitar pusat lubang hitam.
Di pusaran yang dikenal dengan istilah cakram imbuhan inilah, material-material tersebut membentuk bintang baru. Bergantung dari lokasinya, bintang-bintang yang baru lahir tersebut bisa terhisap ke dalam lubang hitam atau terhempas keluar lubang hitam. Menurut Roberto Maiolino yang terlibat dalam pengamatan ini, bintang-bintang tersebut berukuran antara 10 hingga 50 kali lebih besar daripada matahari.
Maiolino menambahkan kalau penemuan ini bisa menjadi jawaban mengenai kenapa galaksi umumnya berbentuk menyerupai pusaran dan spiral. Penemuan ini juga bisa memberikan penjelasan mengapa di ruang kosong yang berada di antara galaksi, elemen-elemen berat bisa ditemukan di sana. Hasil penelitian Maiolino dan rekan-rekannya tersebut pertama kali dimuat di situs jurnal Nature pada tanggal 27 Maret.
