HarianBernas.com – Pulau Madeira hanyalah pulau kecil yang terletak di Samudera Atlantik. Meskipun kecil, di pulau inilah mega bintang sepak bola Cristiano Ronaldo lahir. Pemain asal Real Madrid tersebut juga tidak bersikap bak kacang lupa kulitnya kendati sudah menyandang status sebagai salah satu atlet terkaya dan terpopuler di dunia. Ketika Madeira dilanda banjir di tahun 2010 contohnya, Ronaldo dengan sukarela mengikuti pertandingan amal untuk membantu para korban banjir.
Sikap Ronaldo yang tidak lupa akan tanah kelahirannya tersebut lantas mendorong warga setempat untuk balik memberikan penghargaan kepadanya. Pada hari Rabu (29/3/2017) waktu setempat, Bandara Funchal di pulau tersebut diubah namanya menjadi Bandara Cristiano Ronaldo.
Alih-alih membicarakan penggantia nama bandara tersebut, netizen ternyata lebih tertarik membicarakan patung kepala Ronaldo yang kebetulan juga ada di bandara. Pasalnya patung tersebut dianggap tidak mirip dengan pemain aslinya. Ekspresi patung tersebut juga dianggap terlalu konyol karena menampilkan wajah menyeringai dengan rambut seperti jambul. Beragam meme yang mengolok-olok patung itupun bertebaran di dunia maya.
Emanuel Santos selaku pencipta patung tersebut lantas membela diri. Ia menjelaskan kalau proses pembuatan patung tersebut tidak sesederhana kelihatannya dan memakan waktu 15 hari. Santos lantas menambahkan kalau proses pembuatan patung adalah masalah selera dan mustahil menciptakan suatu karya yang bisa memuaskan seluruh orang.
