HarianBernas.com – Memberikan hukuman kepada anak TK yang membandel bukanlah hal yang aneh. Namun tindakan para guru di Okazaki, Jepang ini nampaknya sudah melampaui batas. Dengan alasan ingin mendisiplinkan anak didiknya, 2 orang guru perempuan memplester tangan, kaki, dan mulut anak didiknya selama 2 hari berturut-turut.
Japan Today melaporkan kalau insiden tersebut terjadi pada tanggal 9 dan 10 Februari di Taman Kanak-Kanak Yahagimiyako. Dalam insiden di hari pertama, kaki dan tangan sang murid diikat memakai selotip selama beberapa menit.
Di hari kedua, kaki dan tangan sang anak kembali diplester. Sang guru juga memplester murid tadi selama 15 detik. Kendati waktu kejadiannya berlangsung hampir dua bulan yang lalu, baru pada haru Rabu (5/3/2017) insiden tersebut diungkap oleh Kementerian Pendidikan setempat.
Juru bicara TK menjelaskan kalau anak yang diplester menerima perlakuan tersebut karena ia terus memukul temannya berulang-ulang. Ia juga menambahkan kalau sang anak tidak mengalami cedera akibat diplester.
Dewan pendidikan untuk Prefektur Aichi mengecam insiden tersebut dan menyebutnya berlebihan. Ia juga meminta kepada pihak sekolah untuk memastikan agar insiden tidak terulang kembali di kemudian hari. Belum jelas apakah kedua guru yang melakukan hal tersebut bakal menerima hukuman.
