SOLO, HarianBeenas.com – Christopher Rungkat berhasil membawa tim tuan rumah menahan imbang Kuwait di hari pertama laga relegation play-off Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania, di Solo, Jumat (7/4).
Petenis andalan Indonesia sukses menepiskan perlawanan wakil tim tamu, Mohammad Ghareeb dengan kemenanan straight set dengan skor 6-3 6-2 6-0.
“Saya dalam permainan terbaik, ibaratnya semua bola yang saya pukul di pertandingan tadi bisa masuk,” tutur Christo dalam release yang diterima HarianBernas.com di Jakarta.
Dalam laga itu, Christo tampil sangat dominan dalam partai kedua di lapangan tenis Gelora Manahan, Solo yang berdurasi satu jam 22 menit itu. Christo menghunjamkan 11 aces, tanpa sekalipun membuat double fault.
Dirinya juga berhasil memanfaatkan tujuh dari 12 peluang melakukan break atas lawan yang mengalahkannya di arena yang sama delapan tahun silam itu.
Sebelumnya Indonesia harus tertinggal dulu, saat Anthony Susanto kalah dari Abdullah Magdes di partai pembuka, Anthony harus mengakui keunggulan petenis utama Kuwait, Abdullah Magdes 4-6 6-4 6-3 0-6 0-6.
“Maaf belum bisa menyumbangkan kemenangan. Saya sudah main bagus namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk bermain di Piala Davis,” ucap Anton.
Dalam format pertandingan Piala Davis, pada hari kedua pada Sabtu (8/4), akan digelar satu partai ganda. Indonesia akan menurunkan pasangan Aditya Hari Sasongko dan Sunu Wahyu Trijati untuk menghadapi duet Kuwait, Abdulrahman Alawadhi/Abdulhamid Mubarak.
“Kami akan melakukan meeting, untuk membahas komposisi ganda yang akan tampil di hari kedua. Ada kemungkinan kami akan mengubah susunan pasangan,” tambah non-playing captain Indonesia, Andrian Raturandang.
