HarianBernas.com – Punya kandungan minyak mentah yang melimpah ternyata tidak lantas membuat suatu negara bebas dari kelangkaan bahan bakar. Deutsche Welle memberitakan kalau sejak hari Rabu (22/3/2017), sejumlah pom bensin di ibukota Caracas dan kota-kota lainnya kehabisan stok bahan bakar. Sementara pom bensin yang masih memiliki stok dipenuhi oleh antrian panjang kendaraan bermotor.
Tertundanya pembayaran oleh perusahaan minyak nasional PDVSA menyebabkan banyak distributor menunda pengiriman minyaknya selama beberapa minggu. Kepala PDVSA melalui Twitter berjanji kalau masalah kelangkaan akan segera diatasi dalam waktu dekat. PDVSA berencana menaikkan jumlah pasokan minyak hingga dua kali lipat untuk mengatasi masalah kelangkaan bahan bakar ini.
Saat ini ada 4 dari 23 negara bagian Venezuela yang tengah dilanda kelangkaan bahan bakar minyak. Di kota Puerto Ordaz, tentara Garda Nasional bahkan sampai harus membantu mengoperasikan pom-pom bensin yang masih memiliki stok bahan bakar untuk mencegah timbulnya kekacauan.
Sebagai negara dengan kandungan minyak mentah yang melimpah, Venezuela memang menjadikan sektor migas sebagai sumber pendapatan utamanya. Namun menurunnya harga minyak dunia selama beberapa tahun terakhir membuat perekonomian Venezuela ikut mengalami kemerosotan. Komoditas sehari-sehari seperti bahan makanan dan obat-obatan sebagai imbasnya menjadi kian sulit didapat.
Tahun lalu, untuk pertama kalinya Venezuela mengalami kenaikan harga jual bahan bakar minyak sesudah 20 tahun. Namun melimpahnya persediaan minyak Venezuela dan tingginya subsidi menjadikan harga jual bahan bakar minyak di Venezuela tetap menjadi salah satu yang termurah di dunia.
