HarianBernas.com – Cuaca buruk kembali memakan korban. BBC memberitakan kalau 20 orang tewas akibat tertimpa pohon tumbang di Kintampo, Ghana. Tumbangnya pohon tersebut dilaporkan terjadi akibat badai yang tengah menimpa daerah tersebut.
Lokasi tempat kecelakaan ini terjadi merupakan kawasan wisata yang populer dengan air terjunnya. Menurut petugas tanggap bencana, para korban sedang berenang ketika hujan dan angin kencang muncul. Mendadak pohon besar rubuh dan menimpa para wisatawan yang sedang berenang di bawahnya.
Menurut penjelasan Prince Billy Anaglate yang bertindak sebagai juru bicara pemadam kebakaran, mereka menggunakan bantuan gergaji mesin untuk memotong-motong pohon dan mengeluarkan para korban yang terhimpit pohon. Mayoritas dari para korban diketahui berasal dari SMA Wenchi yang sedang melakukan kunjungan wisata.
Delapan belas korban ditemukan tewas di lokasi kejadian. Sementara dua lainnya tewas ketika sedang menerima pertolongan di rumah sakit. Selain 20 korban tewas tersebut, pihak rumah sakit juga merawat setidaknya 11 orang yang menderita cedera. Salah satu dari korban luka namun selamat tersebut adalah staf SMA Wenchi yang memimpin rombongan.
Air terjun Kintampo merupakan salah satu air terjun tertinggi di Ghana. Di masa penjajahan Inggris, air terjun tersebut dikenal dengan nama Sanders. Air terjun ini memiliki struktur menyerupai tangga raksasa dengan tiga tingkat. Airnya yang jernih dan lokasinya yang berada di tengah hutan menjadikan air terjun Kintampo kerap dijadikan tempat tujuan wisata oleh para pecinta alam.
