HarianBernas.com – Suriah dan Israel kini tengah terlibat aksi saling ancam. Media Al-Diyar yang berbasis di Lebanon memberitakan kalau Suriah bakal meluncurkan misil Scud ke wilayah Israel jika militer Israel kembali melakukan serangan udara di wilayah Suriah. Suriah juga dilaporkan tidak akan memberikan peringatan terlebih dahulu jika pihaknya sampai benar-benar meluncurkan Scud ke wilayah Israel.
Laporan yang sama juga mengklaim kalau pangkalan-pangkalan militer Israel dan pelabuhan Haifa menjadi sasaran misil Scud Suriah. Suriah dilaporkan sudah menyiapkan lebih dari 800 misil Scud yang sanggup mengangkut bahan peledak seberat 500 kg. Ancaman Suriah ini keluar sebagai tanggapan atas rangkaian aksi serangan udara Israel di wilayah Suriah selama beberapa hari terakhir.
Menurut laporan pihak oposisi Suriah, pos-pos militer Suriah di dekat Damaskus menjadi target serangan pasukan udara Israel pada hari Rabu (22//3/2017). Pada hari Jumat, militer Suriah mengklaim kalau pihaknya menembak jatuh pesawat Israel yang melintasi wilayahnya. Menteri Pertahanan Israel lantas mengancam kalau negaranya bakal menghancurkan seluruh sistem pertahanan udara di Suriah jika militer Suriah di masa depan menembak jatuh pesawat Israel.
Selain konflik-konflik perbatasan kecil, Israel secara umum tidak terpengaruh oleh perang saudara yang sudah berkecamuk di Suriah sejak tahun 2011. Tanggal 9 Maret, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kalau negaranya bakal terus menghentikan upaya Iran untuk mengirimkan senjata ke Hizbullah melalui wilayah Suriah. Hizbullah merupakan kelompok militan Lebanon yang oleh Israel dianggap sebagai kelompok teroris.
