HarianBernas.com – Hal yang ditakutkan pemerintah Brazil akhirnya benar-benar terjadi. Negara-negara Uni Eropa, Tiongkok, Korea Selatan, serta Chili beramai-ramai menghentikan impor daging sapi dari Brazil. Penghentian impor tersebut dilakukan menyusul terungkapnya skandal yang melibatkan perusahaan-perusahaan daging Brazil.
Kementerian Pertanian Brazil mengumumkan hal tersebut melalui pernyataan resminya. Mereka menyatakan kalau Tiongkok menghentikan impor daging dari Brazil hingga menerima informasi lebih lanjut mengenai kasus ini. Jika larangan impor dari Tiongkok terus berlanjut, perekonomian Brazil bakal menerima dampak negatif yang tidak ringan karena Tiongkok selama ini merupakan negara tujuan utama ekspor daging Brazil.
Komisi Eropa selaku badan eksekutif Uni Eropa juga memerintahkan agar pemerintah Brazil menghentikan pengiriman daging dari 4 perusahaan yang dinyatakan terlibat dalam skandal. Hal yang ironis karena skandal daging ini terungkap hanya beberapa hari menjelang digelarnya negosiasi perdagangan bebas antara Uni Eropa dan Mercosur yang beranggotakan negara-negara Amerika Selatan.
Pemerintah Chili mengambil langkah serupa dengan mengumumkan kalau pihaknya melarang impor daging dari Brazil untuk sementara waktu. Namun pemerintah Brazil menanggapi larangan tersebut secara keras dengan cara mengancam bakal melarang masuknya produk-produk dari Chili.
Skandal yang tengah menimpa sektor daging Brazil berawal ketika sejumlah perusahaan daging Brazil diketahui sengaja menyogok petugas pemerintah supaya menerima sertifikat kelayakan. Perusahaan-perusahaan tadi juga ketahuan sengaja menjual daging yang sudah membusuk dan dicampur bahan kimia berbahaya. Pihak kepolisian Brazil sudah menangkap 30 orang terkait skandal ini.
