HarianBernas.com – Perjuangan Om Sin melawan ajal akhirnya harus berakhir. Pada hari Selasa (21/3/2017) waktu setempat, penyu berusia 25 tahun terbut dinyatakan meninggal dunia. Om Sin adalah penyu dari suatu kolam di Thailand timur yang menjalani operasi pada awal Maret ini akibat memiliki 912 koin logam di perutnya. Kolam tempat Om Sin hidup memang kerap dilempari koin oleh wisatawan yang berharap bisa mendapatkan nasib baik.
Om Sin pertama kali menjalani operasi pada tanggal 6 Maret. Awalnya Om Sin terlihat baik-baik saja sesudah operasi dan bahkan terlihat sudah bisa berenang. Namun pada hari Minggu malam, kondisi Om Sin kembali memburuk dan ia terlihat kesulitan bernapas. Pemeriksaan pada Om Sin menemukan kalau penyu tersebut mengalami infeksi serius di bagian ususnya.
Operasi darurat pun dilakukan pada Om Sin keesokan harinya. Namun nyawa penyu tersebut tidak bisa ditolong dan ia dinyatakan tewas pada hari Selasa pagi. Salah satu dokter anggota tim operasi yang bernama Nantarika Chansue menyatakan kalau Om Sin meninggal akibat racun yang masuk dalam aliran darahnya.
Kepada CNN, Chansue mengaku kalau ia dan rekan-rekannya merasa sangat sedih akan kematian Om Sin. Ia juga sempat mengunggah foto-foto Om Sin menjelang kematiannya sambil menulis ?Terima kasih sudah menjadi sahabatku… Bank?. Bank, atau lengkapnya Piggy Bank, merupakan nama lain yang digunakan untuk memanggil Om Sin. Status Chansue tersebut kemudian dibagi-bagikan ulang oleh netizen Thailand sebanyak ribuan kali.
Bangkai Om Sin rencananya bakal diautopsi oleh tim dokter hewan dalam waktu dekat. Selain untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai penyebab kematian Om Sin, mereka berharap hasil autopsi bisa memberikan gambaran mengenai bagaimana sebaiknya memperlakukan hewan secara lebih layak di masa depan.
