HarianBernas.com – Aksi main hakim sendiri bukan cuma terjadi di Indonesia. Di kota Gonaives yang terletak di Haiti utara, sebuah bus dirusak massa pada hari Minggu (12/3/2017) waktu setempat. Pengrusakan tersebut terjadi setelah bus yang sama menabrak dan melindas orang-orang di tepi jalan. Setidaknya 34 orang tewas dan 17 lainnya terluka akibat insiden penabrakan tersebut.
Menurut kepala keamanan Marie-Alta Jean Baptiste, bus awalnya menabrak 2 orang pejalan kaki sebelum kemudian menabrak rombongan pemusik jalanan. Bukannya berhenti, bus malah melaju semakin kencang dan kemudian menabrak kerumunan rara atau parade festival pemusik jalanan.
Massa yang marah lantas beramai-ramai melempari bus dengan batu. Namun batu yang dilemparkan ada yang malah mengenai kendaraan lain dan melukai pengguna jalan lainnya. Mereka juga mencoba membakar bus kendati supir dan penumpang yang diangkutnya masih berada di dalam bus.
Polisi bertindak sigap dan berhasil mencegah massa membakar bus yang masih terisi penumpang. Supir bus sempat mencoba melarikan diri seusai melakukan penabrakan. Namun ia berhasil ditangkap dan sekarang berada di bawah pengawasan polisi. Bus yang melakukan penabrakan ini diketahui tengah dalam perjalanan menuju kota Port-Au-Prince di Haiti selatan.
Presiden Haiti Jovenel Moise mengucapkan rasa bela sungkawanya kepada keluarga dan mereka yang memiliki hubungan dekat dengan para korban tewas. Ia juga memerintahkan agar penyelidikan mendalam terkait insiden ini digelar sesegera mungkin.
