HarianBernas.com – Geert Wilders masih konsisten menunjukkan pandangan negatifnya terhadap Islam. Menurut politikus dari partai PVV tersebut, peredaran Al-Quran di Belanda harus dilarang layaknya buku Mein Kampf buatan Adolf Hitler yang dilarang untuk dijual di Belanda. Wilders menyampaikan hal tersebut saat wawancara oleh wartawan Euronews.
Wilders berkeyakinan kalau langkah tersebut bakal memiliki dampak yang besar. Ia kemudian menambahkan kalau Belanda harus menerapkan kebijakan imigrasi yang lebih tegas. Tujuannya agar para imigran kemudian beramai-ramai pindah ke negara Eropa lain yang kebijakan imigrasinya lebih longgar.
Wilders memang sudah sejak lama dikenal dengan pandangannya yang anti-Islam. Menurut Wilders, Al-Quran adalah kitab yang berbahaya dan mengajarkan kekerasan. Ia juga sempat memproduksi film kontroversial berjudul Fitna pada tahun 2008 lalu untuk mengekspresikan pandangannya mengenai Islam dan Al-Quran. Film tersebut dikecam oleh umat Islam di seluruh dunia karena dianggap melecehkan agama Islam.
Tanggal 15 Maret nanti, Belanda akan menggelar pemilu legislatif. Wilders berharap kalau PVV bisa mendapatkan lebih banyak kursi di parlemen dalam pemilu mendatang. Sekarang PVV memiliki 15 dari total 150 jatah kursi di parlemen Belanda. Sejumlah pengamat politik memprediksi kalau PVV bisa mendapatkan lebih banyak kursi di parlemen dengan merujuk pada kasus kemenangan Donald Trump dan referendum Brexit.
