HarianBernas.com – Siapapun yang pernah berurusan dengan komputer pasti pernah mengalami masalah typo atau salah ketik. Dampak yang ditimbulkan oleh typo pada umumnya tidak akan begitu fatal selain membuat tulisan jadi terlihat kurang rapi. Namun lain halnya dengan kasus typo yang menimpa Amazon Web Services (AWS). Pasalnya masalah typo yang menimpa server mereka sempat membuat sejumlah layanan internet yang berafiliasi pada Amazon mengalami kelumpuhan.
Peristiwa yang tidak diharapkan tersebut terjadi pada hari Selasa (28/2/2017) lalu. Menurut AWS melalui pernyataan resminya, gangguan yang menimpa server mereka terjadi ketika petugas yang melakukan pengecekan pada layanan penagihan (billing) salah mengetikkan kode perintah.
Kesalahan sepele tersebut ternyata menimbulkan dampak yang begitu besar. Pasalnya ada setidaknya 150 ribu situs di seluruh dunia yang selama ini bergantung pada AWS. Situs tanya jawab Quora, situs penampung gambar Giphly, hingga situs streaming film Netflix adalah sebagian dari situs-situs yang menjadi korban gangguan server AWS. Para pengguna internet mengeluhkan kalau situs-situs tadi memerlukan waktu jauh lebih lama untuk dibuka.
Pengelola AWS menambahkan kalau mereka memerlukan waktu perbaikan yang lebih lama dari perkiraan awal sehingga pihaknya pun terpaksa melakukan restart ulang sistem secara menyeluruh. Situs-situs yang tadinya mengalami gangguan pun selanjutnya kembali beroperasi secara normal.
Kendati gangguan tersebut terjadi pada akhir bulan lalu, baru pada hari Jumat (3/2/2017) pihak AWS merilis pernyataan resmi mengenai apa yang sebenarnya menimpa server mereka. Pihak AWS lantas menambahkan kalau pihaknya berencana melakukan perubahan pada sistem supaya insiden serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
