Author: Hadi Nugroho
Warga Hongaria dilanda kegemparan. Hari Sabtu malam (24/9/16) waktu setempat, ibukota Budapest diguncang ledakan.
Banyak pemain sepak bola yang sudah meraih banyak trofi bergengsi di level klub namun sama sekali belum pernah tampil di Piala Dunia.
Tahukah anda kalau buah kelapa yang banyak tumbuh di tepi pantai ini pernah memiliki pemujanya sendiri di Vietnam sana?
Jaguar identik dengan keperkasaan berkat fisiknya yang terlihat kokoh dan perilakunya yang hidup dari memakan hewan lain.
Contoh dari fenomena misterius yan terjadi di laut adalah suara misterius yang dikenal dengan sebutan Bloop.
Taktik bom bunuh diri merupakan salah satu taktik militer yang selama beberapa tahun terakhir menjadi kian lazim dijumpai.
Anda tahu belalang sembah? Itu adalah nama dari serangga yang dinamai demikian karena kaki depannya terlihat seperti orang yang sedang berdoa.
Anda penggemar Liga Inggris? Coba sebutkan apa nama klub idola Anda? Sebagian dari Anda mungkin akan menyebut nama Liverpool.
Di Indonesia, kita mengenal presiden sebagai figur pemimpin tertinggi yang dipilih langsung oleh rakyat. Sesudah terpilih, presiden akan memegang jabatannya tersebut hingga 4 tahun ke depan. Tapi tahukah anda kalau jauh di Eropa Timur sana, ada negara yang memiliki 3 presiden sekaligus?
Negara tersebut adalah Bosnia dan Herzegovina. Negara yang di tahun 90-an dulu sempat kondang akibat perang saudara. Perang itu pulalah yang membuat Bosnia sekarang ini memiliki sistem pemerintahan yang demikian unik.
Ada 3 etnis utama yang mendominasi populasi Bosnia. Ketiga etnis tersebut adalah Bosniak, Serb, dan Kroat. Masing-masing etnis menggelar pemilu presiden sendiri-sendiri yang calon-calon presidennya hanya berasal dari etnis terkait. Sebagai akibatnya, setiap kali pemilihan presiden sudah selesai digelar, Bosnia akan memiliki 3 presiden terpilih yang berasal dari 3 etnis berbeda.
Masih berlangsungnya konflik bersenjata di Somalia membawa masalah tersendiri bagi warga sipil setempat. Menurut pernyataan PBB seperti?yang dikutip oleh AllAfrica pada hari Selasa (20/9/2016) waktu setempat, sekitar 5 juta penduduk Somalia menderita kelaparan. Jumlah tersebut naik 300.000 dari bulan Februari.
Selain akibat konflik bersenjata, meningkatnya jumlah tersebut diakibatkan oleh minimnya curah hujan. Kebetulan masih banyak penduduk Somalia yang menggantungkan hidupnya dari kegiatan pertanian tradisional dan menggembala. Curah hujan di Somalia diperkirakan akan tetap rendah hingga bulan Januari tahun depan.
Dari 5 juta warga Somalia yang terancam kelaparan, sekitar 300.000 di antaranya merupakan balita. Juru bicara PBB berharap, bantuan makanan tambahan segera dikirimkan ke Somalia sebelum situasi bertambah buruk.