HarianBernas.com – Anda penggemar Liga Inggris? Coba sebutkan, apa nama klub idola Anda? Sebagian dari Anda mungkin akan menyebut nama Liverpool. Ya, biarpun selama beberapa musim terakhir Liverpool jarang menembus posisi empat besar Liga Inggris, deretan prestasi mentereng yang pernah diraih klub ini membuat klub berjulukan The Reds ini tetap memiliki basis penggemar yang besar di seluruh dunia.
Di kota Liverpool sendiri, ada dua klub utama yang berkompetisi di Liga Inggris. Kedua klub tersebut adalah Liverpool dan Everton. Pendirian Liverpool sendiri berawal dari rasa ?sakit hati? pemilik lapangan Anfield terhadap Everton. Bagaimana cerita lengkapnya?
Everton yang sudah berdiri sejak tahun 1878 awalnya menggunakan lapangan Anfield sebagai kandangnya. Namun di tahun 1892, muncul perbedaan pendapat antara Everton dengan John Houlding selaku pemilik Anfield. Houlding menawarkan Anfield supaya dibeli oleh Everton. Jika Everton tidak mau membeli Anfield, solusi alternatif dari Houlding adalah Everton membayar uang sewa lapangan lebih tinggi. Karena pihak Everton menolak menuruti semua permintaan dari Houlding tadi, Everton pun memutuskan untuk pindah ke lapangan baru yang bernama Goodison Park.
Pindahnya Everton ke lapangan lain lalu dibalas oleh Houlding dengan cara mendirikan klub baru yang bernama Everton Athletic. Namun masalah baru timbul karena asosiasi sepak bola setempat menolak menerima klub lain yang juga menggunakan nama Everton. Baru setelah Houlding mengganti nama klubnya menjadi Liverpool, ia bisa mengikutsertakan klub bentukannya tersebut di kompetisi resmi setempat.
Dalam perkembangannya, si adik ternyata berhasil mengumpulkan lebih banyak gelar daripada si kakak. Bahkan sekarang Liverpool menjadi klub Inggris dengan raihan trofi Liga Champions terbanyak dan trofi Liga Inggris terbanyak kedua setelah Manchester United. Prestasi yang membuat Liverpool diakui sebagai salah satu klub tersukses di Benua Biru.
