BANDUNG, HarianBernas.com – Luthier asal Indonesia bernama Ivan Mulia berhasil memperkenalkan namanya hingga ke luar negeri. Luthier adalah seniman di bidang pembuatan alat musik seperti gitar. Alumni STISI Bandung ini memulai bisnis tersebut berkat hobinya yaitu bermusik dan ingin membuat sendiri gitar resonator sejak kuliah. Ivan berhasil membuat gitar resonator (gitar yang banyak dipakai oleh musisi delta blues) dan dipakai oleh musisi dunia.
Awal bisnisnya, Ivan tidak langsung membuat gitar melainkan menjalankan bisnis pengecoran logam dengan adiknya yang adalah lulusan tekhnik pengecoran logam. Hingga pada tahun 2009 bisnis yang mereka jalankan telah ada d tahap stabil sehingga membuat impian Ivan untuk membuat gitar resonator muncul kembali.
Ivan mulai sibuk mencari informasi mengenai musik delta blues dan masuk ke forum pembuat gitar resonator. Melalui forum tersebut, Ivan mendapat banyak pelajaran. Karya pertamanya yaitu gitar resonator yang tidak berbeda jauh dari buatan luar negeri namun dengan tambahan motif-motif yang khas Indonesia seperti batik dan kain ulos.
Selain itu ada juga yang unik dari karyanya yaitu tekhnik ukir dan pengecoran logam. Karya tersebut mendapat banyak komentar positif dari forumnya. ?Mereka menilai karya saya beda sehingga bisa mengangkat delta blues ke level tersendiri. Dengan kualitas yang saya buat, orang luar ngeset gitar saya di rentang harga 4000 euro sampai 7000 euro,? ungkap Ivan.
Gitar buatan Ivan semakin lama semakin berkembang dan dikenal oleh dunia. Hal tersebut dibuktikan dari banyaknya pesanan yang telah datang padanya hingga tahun 2017. ?Saya memang buka order setiap awal tahun maksimal 12. Sisanya adalah proyek saya sendiri, kalau ada waktu,? ucap bapak dari 3 anak ini.
Untuk membuat gitar pesanan dari konsumen Ivan mengawalinya dengan banyak mengobrol dengan pemesan. Obrolan ini bertujuan untuk mengetahui jenis orangnya, style, pola main, serta settingan orang tersebut. Setelah mengobrol tahap berikutnya adalah membuat motif yang dikonsultasikan kembali dengan pemesan. Jika pemesan sudah merasa puas, baru gitar pesanan dibuat.
Gitar Ivan pernah dipakai oleh musisi terkenal seperti Justin Johnson, band asal Prancis Sirius Plan dan musisi tanah air Adrian Adioetomo. Gitar-gitar yang pernah ia buat ditampilkan di workshop Ivee Guitars di kawasan Cibereum, Cimahi, Jawa Barat.
Nama Ivan akan semakin dikenal dunia tahun ini karena ia akan mengikuti The Holy Grail Guitar Show (HGGS) pada Oktober mendatang di Berlin, Jerman. Acara tersebut akan diikuti oleh pembuat gitar yang melegenda. Untuk itu Ivan telah menyiapkan 2 gitar untuk dipamerkan yang pertama yaitu gitar elektrik dengan ukiran naga dari logam kuningan dan yang kedua adalah gitar resonator dari aluminium padat pada bodi gitar yang dibalut lapisan emas. ?Mudah-mudahan ini cukup untuk ditunjukkan di Berlin nanti,? tutupnya.
