HUANGZHOU, HarianBernas.com – Toshiba berubah pikiran. Perusahaan Jepang itu sempat menyatakan menyerah dan akan keluar dari bisnis PC, namun kini justru mengumumkan niatnya untuk bangkit.
Melalui pabrik terbesarnya di Hangzhou, China, Toshiba menyatakan akan tetap memproduksi PC. Selain itu ada juga rencana untuk menggabungkan bisnis PC miliknya dengan Fujitsu dan Vaio.
Dilansir Rabu (17/2), Toshiba akan fokus pada pengembangan dan desain, sedangkan urusan produksi merk Dynabook diserahkan pada Vaio dan Fujitsu. Cara demikian dinilai akan membantu Toshiba menghemat berbagai biaya.
Perusahaan yang sempat menjadi raksasa PC itu sebelumnya dikabarkan menyerah dan berniat menjual pabrik di Hangzhou, Tiongkok. Pasca terjadi skandal akuntansi, kondisi keuangan pun tak terlalu baik.
Skandal yang dimaksud sejak 2008 hingga 2014 adalah tindakan sejumlah petinggi Toshiba melebih-lebihkan keuntungan perusahaan. Sebesar 1,2 miliar dollar AS atau setara Rp 16,2 triliun keuntungan palsu tersebut tercatat.
Kerugian itu menyebabkan Toshiba harus melakukan restrukturisasi perusahaan dan memangkas ribuan pekerja. Hal ini menyebabkan pengunduran diri petinggi yang terbukti terlibat dalam skandal tersebut.
