BANDUNG, HarianBernas.com – Ado yang mempunyai nama lengkap Andri Aryansah ini adalah seorang pengusaha yang sangat sukses di bidang pakaian. Siapa sangka bahwa usahawan muda ini hanya lulusan SD. Masa kecilnya ia lalui dengan sederhana. Seperti saat ia harus memakai sandal jepit ke sekolah jika sedang musim hujan karena satu-satunya sepatu yang ia miliki basah.
Itu tidak seberapa jika dibandingkan saat ia tidak dapat meneruskan sekolah ke jenjang SMP setelah lulus SD. Orang tua Ado yang bekerja sebagai buruh bangunan tak mampu untuk membiayai sekolah Ado. Karena ia tidak mau terus-terusan merepotkan orang tuanya, dua tahun kemudian ia merantau ke Bandung untuk mengadu nasib. Dia mendapat pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di daerah Dipati Ukur, Bandung.
Selama tiga tahun ia bekerja sebagai PRT, dan pada 2004 ia mendapat pekerjaan yang lebih baik. Ia bekerja di Record Man, sebuah toko pakaian yang identik dengan musik cadas. Kejujuran dan kerja kerasnya membuat Ado dipromosikan hingga menjadi manajer toko tersebut. Sebenarnya Ado lebih senang jika ia mempunyai usaha sendiri, maka setelah tujuh tahun ia bekerja akhirnya ia berhenti. Bermodal tabungan sebesar Rp 2,5 juta ia mulai menyewa los di Plaza Parahyangan berukuran 3×3 dengan biaya sewa Rp 1,4 juta. Ado sangat yakin dengan usahanya satu ini walaupun baru pertama kali menjalankan usaha. Ia mempunyai modal yang lebih penting dari uang, yaitu pengalaman dan jaringan.
Pengalaman ia dapat selama bekerja di Record Man, dank arena pangkat sebelumnya sebagai manajer membuatnya kenal dengan banyak jaringan pemasok maupun pelanggan. Ado sangat suka dengan music cadas dank arena itu ia mengajak teman-temannya musisi musik metal untuk dibuatkan merchandise. Ternyata usahanya membawa berkah dan hanya membutuhkan waktu singkat untuk dapat melambung.
Ado merupakan orang yang sangat jeli melihat pasaran. Ia belajar melihat tren di pasaran. Setelah persaingan mulai ketat, Ado membuat inovasi lain yaitu membuat kaos dengan desain-desain bergaya Sunda. Tapi kaos bergaya metal tetap dia jalankan. Perlahan tapi pasti, usahanya terus berkembang. Modal Ado yang hanya jutaan sekarang dapat mencapai hingga ratusan juta rupiah. Walaupun begitu, Ado tetap menjadi orang yang sederhana dan tidak sombong. Ia terus belajar untuk membuat inovasi-inovasi terbaru agar usahanya terus bertahan dan berkembang. Kesabaran dan keuletan Ado terbayar sekarang ini.
