JAKARTA, HarianBernas.com –Dunia digital di Indonesia akan semakin semarak. Hal ini tidak terlepas dari berkumpulnya para pelaku bisnis digital dalam Asosiasi Digital Indonesia (ADEI) yang tengah dipersiapkan untuk diluncurkan hari ini.
Ketatnya persaingan ERA MEA tidak disikapi dengan berpangku tangan oleh para pelaku bisnis digital ini. Mereka bergandeng tangan, menatap, dan menyambut masa depan bersama-sama dengan optimistis. Membangun kekuatan baru, bersatu padu menyongsong kejayaan Indonesia di kancah digital.
?ADEI akan berfungsi sebagai hub yang membantu para pelaku industri dan pemerintah dalam berbagai aspek untuk mempercepat pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat berkontribusi dalam menciptakan digipreneur,” jelas Bari Arijono CEO & Founder Digital Enterprise Indonesia sekaligus Ketua Umum ADEI.
Pertumbuhan digipreneur, yang diwarnai dengan menjamurnya para start up, diharapkan menjadi katalisator dalam percepat pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan produktivitas bangsa.
Kalau potensi bisnis digital ini digarap dengan baik, tentunya akan mampu menumbuhkan ekonomi digital di Indonesia dan menyumbang GDP 2-3%, khususnya sektor UMKM. ?Para pelaku usaha digital, praktisi digital, dan akademisi yang memiliki passion di ranah digital harus bersatu untuk mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu dibentuklah Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia ini sebagai wadah untuk memajukan perekonomian Indonesia yang berbasis teknologi digital,? jelas Frans Budi Pranata, former CFO Zalora sekaligus Ketua Dewan Pembina ADEI pada acara Deklarasi yang dilaksanakan di Marquee, Cyber Tower 2, Jakarta (1/2).
Tentu kita sebagai bagian bangsa Indonesia menunggu-nunggu kiprah ADEI yang akan segera memulai gebrakan-gebrakannya, yang telah diramu matang dalam sebuah program kerja, bersinergi dengan berbagai komponen masyarakat digital yang telah lahir terlebih dahulu, semisal APKOMINDO, APJII, dll.
.jpg)