HarianBernas.com – Gairah masyarakat Yogyakarta untuk melestarikan seni budaya tidak pernah padam. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya laskar-laskar budaya atau bregodo rakyat di berbagai pelosok kampung atau wilayah di DIY.
Tidak hanya itu, berbagai komunitas Yogyakarta pun juga tergerak membentuk brigade kawula Mataram ini. Termasuk yang dilakukan oleh Golden Mind Center (GMC) sebagai lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Sabtu lalu (20/2), bertempat di gedung GMC Jl. Lowanu 2 Yogyakarta, Yoyok Suharto, SE selaku pimpinan Golden Mind Center mencanangkan pembentukan kelompok abdi budaya laskar rakyat “Bregodo Agung Joyokusumo”.
Motivator dan Mental Coach yang akrab disapa Kang Salam ini menegaskan visi-misinya untuk mengangkat ilmu dan budaya Mataram agar semakin mendunia. Di awal sosialisasi “Bregodo Agung Joyokusumo” ini telah terdaftar puluhan anak muda yang antusias menyatakan diri sebagai anggota laskar dan abdi budaya.
Bregodo ini dipayungi oleh Golden Mind Center sebagai lembaga di bawah Yayasan Agung Joyokusumo dengan ketua Nugroho Dwi Maryanto. Kang Salam mengakui bahwa banyak yang bertanya tentang hubungan nama Agung Joyokusumo dengan trah Kraton.
Tapi dijelaskannya bahwa nama tersebut tidak terkait dengan nama sosok siapa pun. Lebih murni mengangkat makna keagungan, kejayaan dan keharuman ilmu dan budaya Mataram Islam.
Golden Mind Center pun akan memberikan materi dan pelatihan berbasis budaya kepada para anggota Bregodo Agung Joyokusumo. Seperti macapat, kajian spiritual budaya agama, makrifat pewayangan dan lain sebagainya.
Ditargetkan ratusan simpatisan baika pria atau wanita akan bergabung dan siap berpartisipasi menyemarakkan agenda-agenda kebudayaan di Yogyakarta. Istilah Yoyok Suharto yang juga seorang pembimbing spiritual ini, turut menebarkan salam damai keselamatan bagi seluruh ummat manusia tanpa terkecuali meneruskan visi misi para Wali Leluhur Raja Mataram.
