YOGYAKARTA, HarianBernas.com ? Lebih kurang 15.000 orang akan menghadiri upacara Tawur Agung Kesanga untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938 di kompleks Candi Prambanan, Klaten, Pagi ini (Selasa, 8 Maret 2016). Para Umat Hindu yang datang berasal dari Jawa Tengah, DIY, Bali, dan berbagai daerah di tanah air.
Menurut rencana, Presiden Joko Widodo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta sejumlah tokoh Hindu dijadwalkan mengikuti acara ini. Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PDHI) Pusat, Provinsi, dan Kabupaten atau kota juga akan hadir Sebenarnya prosesi tawur agung ini sudah dimulai dari kemarin (Senin, 7 Maret 2016), dengan pengumpulan tirta wening dari berbagai daerah. Pada Selasa pagi dilakukan pembuatan tirta suci di Candi Baka, lalu dilanjutkan di Candi Prambanan.
Setelah itu, digelar pradagsina yang merupakan ritual dimana pandita berjalan mengitari Candi Jonggrang Prambanan sambil membawakan doa-doa. Setelah itu, dilakukan upacara di pelataran Candi Prambanan yang dimuali dengan tari Gambyong dan Wedawakya.
Dalam acara ini, akan ada sambutan dari Pengurus Pusat PDHI, Gubernur Jawa Tengah, dan Presiden. Kemudian, umat Hindu baru melakukan ritual Tawur Agung Kesanga, sembahyang bersama, dan paramashanti. Pelaksanaan upacara berjalan dengan ketat sehingga diharapkan acara bisa berjalan dengan lancar. Walaupun begitu, masyarakat yang akan melihat candi Prambanan tetap boleh masuk ke dalam kawasan ini. Namun, para wisatawan tetap dihimbau untuk menjaga kekhusyukan hingga acara tawur agung selesai. Salah satu cara agar upacara tawur agung berjalan dengan tertib adalah dengan memisahkan area acara Tawur Agung Kesanga dengan areal wisata.
Sebelumnya, umat Hindu telah mengadakan upacara melasti di pura atau di daerah masing-masing. Untuk di daerah Klaten, upacara Melasti diadakan di Umbul Desa Geneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Minggu pada tanggal 28 Februari 2016 yang lalu. Ada sekitar 2.000 umat Hindu yang dipimpin oleh Resi Bahundandan Sajiwa Dharma Telabah.
Setelah dilakukan tawur agung, esok harinya, umat Hindu melaksanakan catur brata (menghentikan kegiatan, tidak menyalakan api, tidak keluar rumah, tidak mengumbar hawa nafsu atau hiburan) selama 24 jam. Semoga segala prosesi upacara atau kegiatan dalam pelaksanaan Hari Raya Nyepi dapat berjalan dengan sukses dan tanpa halangan apapun. Selamat Hari Raya Nyepi untuk Umat Hindu di Indonesia.
