Jakarta, HarianBernas.com – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa pertemuan dengan Presiden Joko Widodo tidak untuk membicarakan perombakan reshulffe kabinet (1/4/16).
“Reshulffe tidak ada, hanya masalah kerjaan. Hanya ngomongin program kapal kita, program 'cold storage', program pulau terluar,” terangnya usai bertemu Presiden di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat ini.
“Kalau mikirin isu, tidak bekerja,” tegas Susi lagi.
Barangkali, pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan segitiga antara Menteri Susi, Presiden Joko Widodo, dan Jusuf Kalla yang dilakukan di Istana Negara lalu (21/03/16). Pertemuan itu digagas langsung oleh Wapres JK usai melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah.
“Ibu Susi perlu segera move on, dan melaksanakan perintah Presiden Jokowi sesuai hasil pertemuan segitiga antara Presiden Jokowi, Wapres JK dan Ibu Susi,” kata Jubir Wapres, Husain Abdullah.
Dalam kunjungan kerja ke Bitung, Tual, dan Banda, Jusuf Kalla mendapatkan fakta lapangan bahwa industri sektor perikanan terpuruk akibat kebijakan moratorium kapal eks asing, transhipment, dan pengaturan sertifikasi kapal.
Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah juga menuturkan, Presiden Joko Widodo berkali-kali meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengevaluasi berbagai kebijakannya.
Gara-gara kebijakannya itu, Menteri Susi dianggap menaikan angka pengangguran dan kemiskinan di sejumlah daerah. Di sisi lain, produksi industri perikanan juga anjlok.
