MOROTAI, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo bertemu dengan para Kades (Kepala Desa) di Pulau Morotai, Maluku Utara, Rabu untuk membahas pengelolaan dana desa (6/4/16). Presiden Jokowi berjumpa dengan 24 perwakilan kades dari 88 kades di Pulau Morotai.
Satu di antara kepala desa yang hadir, yaitu Kades Wayabula, Alimin Mansyur. Alimin Mansyur mengatakan bahwa ia dan rekan-rekannya diberikan pesan khusus dari Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut.
“Presiden berpesan secara khusus tentang pengeloaan dana desa agar dikelola dan dilakukan sesuai prosedur,” terangnya dan Presiden tidak akan mentoleransi penyimpangan penggunaan dana desa meski kecil sekalipun.
“Kemudian permintaan kami beliau tanggapi dengan baik,”jelasnya.
Sebagian besar kades di wilayah Morotai, terutama Desa Wayabula yang terletak di Morotai Selatan sisi barat itu mengharapkan pembangunan infrastruktur, yaitu akses jalan, jembatan, hingga perbaikan pemukiman penduduk.
Presiden dan rombongan selanjutnya akan menaiki pesawat CN-295 TNI AU dari Pangkalan TNI AU untuk meresmikan proyek pelabuhan di Halmahera.
Hari ini, Rabu (6/4/16),Presiden Joko Widodo juga akan meresmikan enam pelabuhan, yaitu di (1) Pelabuhan Tobelo, (2) Pelabuhan Galela, (3) Pelabuhan Tutu Kembong, (4) Pelabuhan Wonreli, (5) Pelabuhan Laut Wasior, dan (6) Pelabuhan Pulau Teor.
Peresmian keenam pelabuhan di Indonesia Timur ini menunjukkan tekad Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan program tol lautnya. Dalam kampanyenya dulu, Presiden Joko Widodo memasukkan program tol laut ini dalam program kerjanya.
Tol Laut adalah langkah pemerintah untuk menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa maritim sehingga dengan pembangun transportasi laut, sistem logistik antarpulau dan di dalam kepulauan dapat terhubungkan. Selain itu, bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di Indonesia sehingga terciptanya kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.
