TOBELO, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo meminta secara khusus kepada PemProv Maluku agar menyiapkan 12.000 sumber daya manusia untuk pengelolaan Blok Masela.
“Kemarin malam saya sudah ketemu dengan Rektor Universitas Pattimura dan juga politekniknya, sudah saya sampaikan ada kebutuhan ini,” jelas Presiden Jokowi setelah meresmikan dan meninjau Pelabuhan Tobelo di Halmahera Utara, Rabu siang ini.
Presiden mengatakan pemerintah telah menghitung kebutuhan SDM untuk Blok Masela diperkirakan akan memperkerjakan dua belas ribu SDM untuk yang terkait dengan ketehknikan. Presiden ingin agar saat Blok Masela beroperasi kelak, investor tidak memiliki alasan soal ketiadaan SDM lokal sehingga menggunakan SDM asing.
“Menristek Dikti juga sudah kontak dengan Rektor Universitas Pattimura. Artinya, persiapan memang harus jauh-jauh hari sebelumnya. Untuk Masela, operasi kira-kira 8 tahun lagi, tapi SDM harus disiapkan dari sekarang,” kata mengingatkan.
Menurut Jokowi, penyiapan SDM harus dilakukan agar jangan sampai kebutuhan itu justru dipenuhi dari SDM asing dari luar Maluku.
“Disiapkan jangan sampai nanti diambil oleh misalnya yang di Jawa atau yang asing, saya kira kita ingin agar wilayah menikmati dari sebuah proyek besar untuk pengembangan wilayah terutama di Indonesia Timur,” jelasnya.
Hari ini, Rabu (6/4),Presiden Joko Widodo juga akan meresmikan enam pelabuhan, yaitu di (1) Pelabuhan Tobelo, (2) Pelabuhan Galela, (3) Pelabuhan Tutu Kembong, (4) Pelabuhan Wonreli, (5) Pelabuhan Laut Wasior, dan (6) Pelabuhan Pulau Teor.
Peresmian keenam pelabuhan di Indonesia Timur ini menunjukkan tekad Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan program tol lautnya. Dalam kampanyenya dulu, Presiden Joko Widodo memasukkan program tol laut ini dalam program kerjanya.
Tol Laut adalah langkah pemerintah untuk menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa maritim sehingga dengan pembangun transportasi laut, sistem logistik antarpulau dan di dalam kepulauan dapat terhubungkan. Selain itu, bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di Indonesia sehingga terciptanya kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.
