SEMARANG, HarianBernas.com– Bahan bakar minyak (BBM) jenis dexlite resmi dijual di wilayah Jawa Tengah dan DIY mulai hari ini, Kamis (26/5).
Dexlite seperti halnya pertalite menjadi salah satu alternatif bahan bakar untuk kendaraan khusus yang bermesin diesel. Kualitas dexlite berada di atas solar, tapi masih di bawah pertamina dex. Untuk diketahui, cetane number (CN) untuk solar:48, dexlite: 51, dan pertamina dex: 53. Dengan kandungan sulfur maksimal 1.200 ppm (part per million), dexlite sangat ramah lingkungan. Untuk harga, juga terjangkau, yaitu Rp6.650/liter.
“Untuk peluncuran awal, ada lima SPBU di Marketing Operation Region IV yang menjual dexlite, yaitu di Semarang, Brebes, Kedu, Banyumas, dan Cilacap,” terang General Manager PT Pertamina MOR IV, Kusnendar di sela peluncuran di SPBU 4450210 Ketileng Semarang.
Segmentasi dari dexlite sendiri digunakan untuk kendaraan-kendaraan bermesin diesel yang usianya lebih dari lima tahun. Pihaknya berharap para konsumen yang saat ini masih memakai solar, perlahan dapat beralih ke dexlite.
“Dexlite sendiri adalah BBM non-PSO sehingga dengan semakin tingginya konsumsi dexlite, secara tidak langsung mengurangi pemakaian BBM subsidi,” terang Kusnendar.
Meski belum banyak SPBU yang menjual dexlite, hingga akhir tahun ini diharapkan jumlah SPBU yang menyediakan dexlite capai 131 SPBU di Jateng dan DIY.
Sementara itu, Eliana, Kepala Bidang Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah menngungkapkan peluncuran dexlite jelang Lebaran menjadi langkah tepat yang dilakukan Pertamina.
“Dexlite ini nantinya dapat menjadi alternatif yang dapat dipilih para pemudik yang ingin mencoba menggunakan BBM dengan kualitas lebih baik dari solar, tapi harganya terjangkau,” kata Eliana.
