YOGYAKARTA, HarianBernas.com– Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X berharap penyelenggaraan seni kontemporer internasional ART|JOG terus berlanjut karena efektif kenalkan karya seni lokal di tingkat internasional, Jumat(26/5).
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan ART|JOG 9 dengan harapan lanjut,” ucap Sultan di pembukaan ART|JOG 9 di Jogja National Museum (JNM), Jumat malam.
Yogyakarta memiliki peran penting untuk terus memacu pertumbuhan industri kreatif karena bisa memberi dukungan positif terhadap perekonomian masyarakat Yogyakarta. Perkembangan industri kreatif menjadi pilar utama yang mengokohkan sektor ekonomi kreatif, terang Sultan.
97 karya seni rupa dari 72 seniman dari dalam negeri maupun mancanegara ditampilkan dalam ajang perayaan tahunan seni kontemporer internatsional ART|JOG 9 yang mengangkat tema “Universal Influence” di Jogja Nasional Museum dari tanggal 27 Mei sampai 27 Juni 2016.
Yogyakarta memiliki potensi besar dalam bidang industri kreatif berbasis keahlian dan bakat individu. Perkembangan industri kreatif sangat ditentukan oleh karya atau kreativitas induvidu yang berbasis talenta, tutur Sultan.
Bekraf Dorong Yogyakarta Perbanyak Ruang Publik
Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf mendorong Yogyakarta untuk memperbanyak ruang publik dengan fasilitas modern agar melahirkan ide-ide kreativitas baru sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Yogyakarta sebagai kota yang cukup banyak kegiatan festival bertaraf nasional maupun internasional sudah waktunya memiliki lebih banyak ruang publik dengan fasilitas modern,”terang Triawan saat membuka ART|JOG 9 di Jogja National Museum (JNM) Yogyakarta, Jumat malam.
Untuk mendukung kemajuan dunia seni di Indonesia, dia juga berharap Yogyakarta beserta kota-kota lainnya memiliki museum serta galeri seni kontemporer yang setara dengan museum seni yang ada di kota-kota negara lain.
“Saya bangga menjadi saksi mata pengaruh ART|JOG terhadap kemajuan kreativitas seni dan budaya,” ujarnya.
Menurut Triawan, kreativitas menjadi bekal bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi berbagai perubahan zaman, sekaligus jalan agar menjadi pelaku utama peradaban dunia. Kreativitas juga bekal bagi bangsa untuk mengatasi berbagai perubahan zaman. ART|JOG 9 mengusung tema “Universal Influence”.
“Pengaruh yang universal, bukan pengaruh yang dangkal, bukan pikiran sempit yang membelenggu kebebasan berkreasi dan berekspresi,” kata Triawan.
Direktur ART|JOG 9 Heri Pemad menuturkan tahun kesembilan perayaan seni rupa ART|JOG 9 ini menampilkan karya seniman pilihan, misal dari dalam negeri dihadirkan pelukis Nasirun, Djoko Pekik, Agus Suwage, FX Harsono, serta sineas Garin Nugroho.
