HarianBernas.com – Ia adalah satu dari sekian banyak contoh pebisnis muda perempuan yang sukses. Bukan saja sukses dengan meraup laba finansial yang banyak, tetapi ia juga berhasil menyulap limbah yang awalnya tidak bermanfaat menjadi barang dengan nilai jual tinggi.
Dengan daya kreasi darah mudanya, ia bisa menghasilkan kerajinan tangan yang sangat indah.
Transformasi digital dapat membantu usaha kreatif berkembang pesat. Dengan Sertifikasi Digital Marketing, para pengusaha kreatif bisa mengoptimalkan strategi pemasaran online untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan penjualan produk berbasis limbah kain.
Usaha yang ia tekuni ini berbasis pada pemanfaatan limbah baik kain maupun kertas yang sudah tidak terpakai lagi yang kemudian ia kreasikan sebagai produk scrapbook atau semacam produk hiasan mirip album hiasan serta lainnya. Nah, bagaimana awal mula bisnis gadis yang lahir di Surabaya, 14 September 1996 ini mampu menghasilkan jutaan rupiah?
Memulai Usaha
Valkrisda Caresti Botha, ya itulah namanya. Ketika masih Sekolah Menengah Atas kurang lebih tahun 2007, ia telah mulai merintis bisnis scrapbook ini. Tentu dia memulainya dengan skala yang masih kecil, karena memang ia mampu mengerjakannya untuk mengisi waktu saat sehabis aktivitas sekolah selesai.
Awal mula ia membuat kerajinan dari bahan kain atau kertas ini merupakan bermula ketika dia mempunyai hobi memberikan kado sesuatu yang unik pada temannya, entah ketika ulang tahun juga hari spesial yang lain. Ia mempunyai keyakinan bahwa pemberian dari buatan tangan sendiri tentu akan lebih mempunyai kesan spesial bagi yang diberinya.
“Menurut aku , itu lebih berharga serta bernilai karena itu artinya jerih payah tangan sendiri. Sesudah aku mengembangkan kado handmade untuk sahabat, banyak teman yang lihat serta senang. Terus, mereka mau pesan,” kenang Valkrisda.
Nah, dari sini kemudian banyak dari teman-temannya yang menyukai perhiasan yang didesainnya. Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata semakin banyak yang menyukai produk buatannya tadi.
Meskipun banyak permintaan, namun Valkrisda Caresti pada mulanya tidak mau membuahkan kesukaannya ini menjadi usaha. Karena ia beranggapan bahwa kerajianan yang ia buat semata-mata hanyalah hobi. Ia takut kalau nantinya Bila hobinya tadi pada usaha kan menjadikannya terlalu tergiur dengan uang.
Awalnya, Valkrisda Caresti menolak menekuni hobinya menjadi sebuah usaha. Lama kelamaan Ia menyadari bahwa saat hobinya dijadikan sebuah bisnis maka ia akan memiliki kesempatan lebih luas untuk membantu orang lain melalui karyanya. Dari kesadaran ini, kemudian dia memutuskan untuk mulai menekuni scrapbook menjadi sebuah usaha.
Filosofi Syawnscrap
Sesudah menetapkan fokus pada usaha handicraft, lalu ia membawa brand yang bernama Syawnscrap. Nama Syawnscrap menurutnya mempunyai sebuah filosofi tersendiri. Dari Valkrisda, Syawnscrap itu dari istilah Syawnlight, dimana Syawn memiliki arti suara perempuan terbang, dan light ialah sinar.
Dari beberapa arti istilah tadi, Bila dirangkaikan maka Syawnlight mempunyai arti perempuan yang bersinar terbang untuk mencapai cita-citanya. Nah, karena bisnis Valkrisda ini memiliki beberapa jenis, salah satunya di bidang scrap, jadi suku kata belakangnya diganti Syawnscrap.
Perbedaan usaha scrap yang ditekuni Valkrisda Caresti dengan usaha homogen lainnya ialah scrap buatan Valkrisda ini mampu menyesuaikan dengan tema dari konsumen. Jadi bagaimana konsep yang diinginkan oleh konsumen bisa diterjemahkan dalam sebuah perhiasan sesuai dengan keinginan mereka.
Selain itu, Valkrisda juga seringkali membantu merancang konsep saat klien nya belum menemukan tema yang jelas.
Pengalaman dengan Klien
Tak sedikit pengalaman berkesan yang dialami Valkrisda Caresti selama menjalani usaha scrap ini, seperti ada beberapa pelanggan yang membayar pesanannya dengan menyicil hingga dua bulan.
Bahkan ada juga seorang dari kliennya yang memesan scrapbook dengan harga yang sangat mahal untuk memikat seorang cewek, tetapi sayang ceweknya malah jadian sama cowok lain. Hal-hal lucu semacam ini sering ditemui Valkrisda yang membuatnya semakin tertarik untuk menekuni usaha handicraft ini.
Menurut Valkrisda Caresti, diantara banyak pengalaman yang mengesankan tersebut, yang paling mengesankan adalah ia dapat menghasilkan uang dengan usahanya sendiri.
Ia merasa bangga sebab dari hasil jerih payahnya, ia bisa membeli kebutuhanya sendiri seperti kitab, seragam sekolah serta kebutuhan yang lain, tanpa memberatkan orang tua.
Mengelola berbagai saluran penjualan sangat penting dalam bisnis kreatif. Omni Channel Sales Growth membantu mengintegrasikan berbagai platform seperti e-commerce, media sosial, marketplace, hingga toko fisik agar bisnis Anda lebih efisien dan berkembang pesat dalam usaha.
Pilih Program Studi yang Mendukung Kreativitas!
Kreativitas dalam bisnis harus didukung dengan strategi yang tepat. Dengan bergabung jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), Anda akan mempelajari bagaimana mengembangkan ide inovatif menjadi bisnis yang sukses dan berkelanjutan.
Berwirausaha sambil kuliah kini lebih mudah! Beasiswa PBL memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan biaya SPP lebih terjangkau, sekaligus pengalaman kerja yang dapat menunjang karier di masa depan.
Ingin mengembangkan bisnis berbasis kreativitas dengan ilmu yang tepat? Segera daftar di PMB UNMAHA atau hubungi WhatsApp PMB untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program studi yang sesuai dengan minat Anda.
Maksimalkan Peluang Bisnis dengan Adolo
Untuk mendukung bisnis kreatif, alat teknologi yang tepat sangat diperlukan. Adolo menyediakan laptop dan gadget berkualitas yang membantu meningkatkan produktivitas dan kelancaran operasional usaha Anda.
Jadilah bagian dari jaringan reseller Adolo dan nikmati keuntungan dari produk teknologi yang selalu dibutuhkan. Dengan pasar yang luas, ini adalah kesempatan emas untuk membangun usaha yang sukses di bidang digital! [4]
