SUKABUMI, HarianBernas.com ? Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Jawa Barat menemukan dua jenis makanan tradisional yang mengandung bahan kimia dan telah beredar bebas di pasaran. Makanan itu tentunya berbahaya untuk kesehatan manusia.
“Kedua jenis makanan tradisional tersebut yakni mie leor atau mie aci dan terasi coleh,” kata Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinkes Kota Sukabumi Fachrizal di Sukabumi, Sabtu (4/6/16).
Menurut Fachrizal saat sidak makanan mengambil 21 jenis sampel makanan yang diduga pengolahannya menggunakan zat kimia berbahaya bagi manusia, yakni borax, pengawet kimia, dan pewarna textil.
Hasil tes pengujian terhadap 21 sampel makanan, hanya dua jenis makanan saja yang mengandung zat kimia berbahaya. Makanan tersebut dicampur dengan zat pewarna textil. Apabila dikonsumsi maka akan merusak jaringan tubuh manusia. Selain itu akan menyebab penyakit kanker.
Sampel makanan yang mengandung zat kimia berbahaya tersebut dibawa ke Labkesda. Namun, tidak dilakukan penyitaan terhadap produk tersebut. Selain itu, pihaknya hanya melarang pedagang untuk menjual kembali dagangan yang mengandung zat kimia berbahaya.
Sidak yang dilakukan juga untuk memeriksa kondisi makanan yang dijual di pasar modern untuk mengantisipasi adanya produk makanan yang sudah kadaluarsa. Fachrizal mengungkapkan belum menemukan adanya makanan yang tidak layak konsumsi di pasar modern. Namun, pengawasan terus dilakukan terlebih saat Ramadhan sebab ada peningkatan pembelian dari konsumen.
