PALEMBANG, HarianBernas.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, M Basoeki Hadimoeljono menyebut rumah susun milik (rusunami) merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program sejuta rumah, Kamis (9/6).
“Jadi, pembangunan rumah susun milik di Jakabaring, bentuk Pemerintah Daerah Sumsel mendukung program sejuta rumah,” terang Basoeki di Jakabaring.
Menteri Basoeki menganggap inovasi (rusunami) itu merupakan kejelian Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengambil peluang Asian Games 2018 karena bila tidak memanfaatkan momen itu mungkin tidak akan pernah terwujud.
Baca juga: Keunikan Rumah Adat Sumatera Utara: Ciri Khas, Nilai Filosofis
Rencananya, rusunami berkelas apartemen ini akan ditawarkan pada masyarakat selain PNS.
Pembangunan rusunami berkelas apartemen itu memakai konsep vertikal agar tak menggunakan lahan yang terlalu banyak untuk hunian dengan pengembangan lingkungan yang lebih hamonis. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan mendukung pembangunan rusunami Jakabaring dengan membangun prasarana, sarana, dan utilitas di sekitar rusunami.
“Kapan lagi masyarakat bisa mendapatkan hunian berfasilitas bagus, lingkungan yang ditata dengan baik,” tutur Menteri Basoeki saat peresmian pembangunan rumah susun milik di Jakabaring, Palembang.
Sementara, H Alex Noerdin, Gubernur Sumsel menyebut akan ada enam menara rusunami, masing-masing 23 lantai, ditambah lima menara Wisma Atlet. Lebih dari cukup untuk menampung atlet di Asian Games mendatang.
Total kapasitas keseluruhan Wisma Atlet di Jakabaring, yaitu 8.500 atlet atau 60 persen dari keseluruhan peserta Asian Games mendatang.
Baca juga: Keunikan 5 Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Selatan, Tiap Suka Punya Jenis dan Nama Tersendiri
